#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Gawang Madrid Berantakan
30 November -1 00:00 WIB
Navas minta dilepas saat Lunin dan Luca sudah hengkang, Madrid punya waktu 10 hari untuk mulai mencari penjaga gawang baru dengan kriteria veteran.

MADRID – Keylor Navas kembali meminta Real Madrid melepasnya. Juara Liga Champions tiga kali itu sudah tidak tahan hanya menjadi kiper nomor dua. Dia sebenarnya sudah berusaha untuk mengubah situasi, tetapi keputusan Zinedine Zidane yang tetap menempatkan Thibaut Courtois sebagai kiper utama memaksanya mengambil keputusan, memanfaatkan bursa transfer Spanyol yang masih buka hingga 2 September.

Situasi ini jelas membuat kekacauan di bawah gawang Madrid. Mereka telah meminjamkan  Andriy Lunin ke Real Valladolid, dan Luca Zidane ke Racing Santander. Itu karena Madrid percaya bisa menyakinkan Navas bertahan di Bernabeu. Namun setelah bertahan sepanjang pramusim dan La Liga baru berjalan satu laga, kiper Kosta Rika itu akhirnya menyerah. Padahal, stok kiper saat ini hanya meninggalkan Atulbe, penjaga gawang Madrid B yang diplot sebagai nomor 3.


Baca Juga :
- Kesempatan James untuk Semakin Meyakinkan Zidane
- ​​​​​​​Pertahanan Madrid Darurat

Keinginan Navas untuk meninggalkan Madrid sudah ada sejak 2018/19 berakhir. Dia bahkan nyaris bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG), tapi batal. Beberapa tawaran untuk dirinya pun masih ada di meja kantor Madrid. Sejauh ini, belum adanya kesepakatan disinyalir karena nilai gaji Navas yang tinggi (5 juta euro per musim)

 Sekarang, Madrid tak punya pilihan lain selain kembali mencari kiper baru di bursa pemain. Mereka punya waktu sepuluh hari dan telah memiliki kriteria portero (kiper) yang akan dipilihnya nanti. Salah satunya adalah jam terbang tinggi dan matang secara usia, alias veteran.

Selain itu, status kiper nanti juga hanya sementara dengan durasi semusim. Pasalnya, Lunin akan kembali pada 2020/21 setelah mendapat banyak menit main di Valladolid. Diego Lopez adalah prototipe yang mereka cari. Kiper Spanyol itu kembali ke Madrid di usia 31 tahun pada 2013/14 dan dengan senang hati mau menjadi pelapis.

Sejauh ini ada deretan portero yang masuk daftar, salah satunya Antonio Mirante, 36 tahun. Kedatangan Pau Lopez ke AS Roma makin mempersulit ruang gerak kiper Italia itu. Belum lagi keberadaan Robin Olesen, praktis ia hanya bisa dijadikan opsi ketiga saja. Dengan pindah ke Madrid, selain gengsinya bertambah, Mirante juga masih berkesempatan diberikan menit bermain sebagai penjaga gawang kedua.

Berikutnya kiper AS Monaco, Danijel Subasic dan Pepe Reina (AC Milan) juga masuk dalam daftar. Subasic merupakan salah satu kiper berpengalaman di Liga Prancis. Kiper 34 tahun ini bahkan pernah mengantarkan Monaco juara Ligue 1 pada 2016/17.  Kriteria seorang Subasic cocok dengan Madrid.

Sementara Reina, sama seperti Lopez, ia juga kiper berpengalaman. Reina pernah memperkuat tim-tim elite seperti: FC Barcelona, Liverpool FC, SSC Napoli, FC Bayern Muenchen, dan sekarang menjadi penjaga gawang kedua di AC Milan. Bermain di Madrid akan menjadi suatu hal menakjubkan untuk menutup karier sepak bolanya.

Juga ada Willy Caballero, 37 tahun. Sejak kedatangan Kepa Arrizabalaga, dia menjadi kiper kedua Chelsea FC. Namun setiap dipercaya, Caballero selalu berhasil memuaskan. Kiper asal Argentina ini juga berpengalaman main di Spanyol, saat memperkuat Elche CF (2004-2011) dan Malaga CF (2011-2014).

Nama Maarten Stekelenburg (36 tahun, Everton FC) juga masuk hitungan. Di klub asal Merseyside tersebut, dia menjadi pilihan ketiga dalam hirarki kiper. Namanya pernah melejit saat mengantar tim nasional Belanda mencapai final Piala Dunia 2010. Dia pernah merumput di Prancis, Inggris, dan Italia, dan juga Belanda tapi belum pernah merasakan kompetisi Spanyol.*** DINI WULANDARI/CR5 DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- Dua Wajah Madrid jelang lawan PSG
- Madrid Memanaskan Militao

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA