#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Calvert-Lewin Tak Terbebani Memakai Jersey No. 9 Everton
23 August 2019 10:46 WIB
BIRMINGHAM – Dominic Calvert-Lewin menerima tanggung jawab besar sebagai pengguna jersey No. 9 Everton FC. Baginya, itu suatu kehormatan, bukan beban. Sang striker memilih nomor ikonik tersebut setelah Sandro Ramirez dipinjamkan ke Real Valladolid, beralih dari No. 29 yang telah dikenakannya sejak menembus tim utama The Toffees.

Kostum No. 9 diasumsikan dengan status legendaris di Stadion Goodison Park. Namun eksploitasi gol Dixie Dean, Dave Hickson, Alex Young, Bob Latchford, Graham Sharp, serta Duncan Ferguson, tercoreng dalam beberapa tahun terakhir. Ini akibat performa buruk Sandro dan Arouna Kone yang hanya bisa mendulang enam gol liga domestik di antara mereka.

Meskipun Calvert-Lewin tidak cukup mencetak angka ganda musim lalu, sejauh ini striker 22 tahun itu dimainkan sebagai penyerang tengah pada 12 dari 13 laga terakhir pelatih Marco Silva. Makanya, ia bertekad membuka keran golnya saat Everton menantang tuan rumah Aston Villa FC di Stadion Villa Park pada Jumat (23/8) atau Sabtu dini hari WIB.


Baca Juga :
- Rapor Tandang Sheffield Lebih Impresif Daripada di Kandang Sendiri
- 10 Pemain Arsenal Berhasil Comeback Saat Hadapi Aston Villa

"Ini mimpi yang menjadi kenyataan bisa mengenakan jersey No. 9," kata Calvert-Lewin kepada Sky Sports. "Everton klub besar dengan sejarah hebat. Tanggung jawab besar, saya harus menerimanya. Bukan sebagai beban, hanya bagian yang tak terpisahkan dari menjadi No. 9."

Tetapi Calvert-Lewin tidak ingin naif karena The Toffees masih memiliki Moise Kean dan Cenk Tosun yang juga siap memperebutkan posisi striker utama. "Akan selalu ada kompetisi di Liga Primer.  Saya hanya perlu terus melakukan apa yang telah saya lakukan, memainkan permainan saya sendiri, tetap di jalur saya sendiri untuk masuk ke sistem Coach Marco," katanya.

Rapor Bagus

Dan, Calvert-Lewin harus bisa memanfaatkan beberapa statistik positif Everton jelang lawatan ke Villa Park. The Toffees adalah satu-satunya tim di Liga Primer yang belum kebobolan gol musim ini. Meski baru dua laga, ini awal psotif di kompetisi domestik, menyusul hasil imbang 0-0 di Crystal Palace FC dan kemenangan 1-0 atas Watford FC.

Terakhir kali Everton mencatatkan dua clean sheet beruntun di awal musim kompetisi papan atas Inggris adalah pada 1993/94. Dalam catatan klub rival Liverpool FC itu, tanggal 6 Februari lalu adalah terakhir kalinya gawang kiper Jordan Pickford kebobolan di Goodison Park - dan itu ketika melawan juara liga Manchester City FC.


Baca Juga :
- Arsenal Tak Bisa Hanya Mengandalkan Aubameyang
- Keuangan Tim Promosi La Liga di Bawah Liga Primer

Liverpool, Chelsea FC, Arsenal FC, Manchester United FC, Burnley FC dan Watford semuanya telah berusaha tetapi gagal menembus garis pertahanan The Toffees sejak itu. Sementara, jauh dari kandang, Everton hanya kebobolan lima gol dari open play selama periode yang sama – itu pun hanya Man. City yang kebobolan lebih sedikit.

Menghadapi Villa yang belum pernah menang, dan dilihat dari catatan pertahanan Everton baru-baru ini, peluang kembali mencatatkan clean sheet terbuka lebar. Jika The Toffees bisa keluar dari Villa Park tanpa kebobolan, itu akan menjadi yang pertama sejak 1912/13, di mana mereka membuat clean sheet dalam tiga laga awal liga.***NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA