#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sukses Menjadi Pesepak Bola Profesional lewat Futsal
23 August 2019 14:36 WIB
KETIKA Wolverhampton Wanderers FC mengalahkan FC Pyunik di Liga Europa pekan lalu, ada satu sosok yang menyita perhatian. Max Kilman mungkin baru debut pada usia 21 tahun musim lalu, tetapi perjalanannya ke Liga Primer mencengangkan. Ia harus lebih dulu menjadi bintang timnas futsal Inggris dan bermain sepak bola non-liga untuk Maidenhead United FC.

Bahkan pelatih Wolves Nuno Espirito Santo pun tidak bisa menahan diri untuk memuji pemain mudanya itu. "Max 100 persen terintegrasi dalam skuat utama. Saya melihatnya sebagai pesepak bola yang potensial, bek tengah berkualitas. Dia besar dan agresif. Max bisa berkembang menjadi pemain hebat," kata Santo.

Ketika Kilman remaja, dia bercita-cita bermain sepak bola papan atas dan masuk dalam radar Fulham FC. Tetapi, jalannya tidak mulus dan ketika dirilis, dia harus menemukan cara untuk kembali memicu hasratnya bermain sepak bola. Suatu hari, ketika berusia 14 tahun, Kilman melihat dua pemuda bermain futsal, dan bertanya apakah dia bisa ikut bergabung.


Baca Juga :
- Bintang Muda Norwich Bangga Ungguli De Bruyne dan Silva
- Putra Legenda Milan Berpeluang Menjadi Calon Bintang Chelsea dan Timnas Inggris

Terkesan oleh keterampilannya, dua pemuda itu lalu mengundang Kilman ke sesi latihan di London Genesis. “Saya benar-benar menikmati diri sendiri dengan bermain futsal. Dan terus kembali setiap minggu karena saya secara bertahap tumbuh dengan semakin sering bermain futsal," kata Kilman kepada situs Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Di Brasil dan Spanyol, olahraga ini sangat populer. Bahkan pemain sekelas Philippe Coutinho bermain futsal untuk mengasah keterampilannya sebelum dibina Vasco da Gama. Jalan yang sama dilalui Kilman, yang memanfaatkan futsal sebagai jalur untuk membuatnya masuk dalam permainan sepak bola sesungguhnya.

"Max tidak memainkan futsal dalam lingkungan sepak bola, dia memainkan futsal dalam lingkungan futsal," kata pelatih futsal Inggris, Michael Skubala kepada Sky Sports. "Itu artinya, dia keluar dari sistem sepak bola profesional dan tercatat dalam sistem futsal yang dilatih oleh pelatih futsal. Perjalanannya cukup unik di Inggris."

Meskipun sukses dengan tim futsal The Three Lions, Kilman tidak menyerah mengejar karier sepak bola profesional. Dari 2015 dia mulai berlatih di Maidenhead, untuk dipinjamkan ke Marlow, yang levelnya jauh di bawah United. Beruntung, musim lalu, Wolves membayar Maidenhead sejumlah uang yang tak disebutkan untuk Kilman.

Konsekuensinya, dia harus meninggalkan futsal. “Saya tidak bisa bermain futsal untuk Inggris lagi. Tapi saya masih berbicara dengan rekan-rekan lama saya, cukup dekat dengan mereka, jadi akan selalu melihat apa yang mereka lakukan dengan klub mereka dan mengikuti berita mereka dengan Inggris, berharap masa depan yang cerah."

Setidaknya Kilman masih bisa memamerkan keterampilan futsalnya dengan rekan tim di Wolves, meskipun hanya di atas meja Teqball. Yang sering menjadi Sparring partnernya adalah Diogo Jota, yang dibesarkan di Porto, negara tempat pemain futsal terbaik di dunia yang menjadi idola Kilman, Ricardinho.*NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Terusir dari Donetsk Gara-gara Perang
- Firmino Spesial dan Komplet

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA