#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Napoli Mesti Menyingkirkan Kutukan Ini Saat Bertemu Fiorentina
24 August 2019 16:18 WIB
NAPOLI – Sejak 1950, SSC Napoli belum pernah menang atas ACF Fiorentina ketika berjumpa di pekan pertama Seri A. Sekarang adalah momen yang tepat untuk menyingkirkan kutukan itu. Sebab I Viola sedang berada dalam tahap rekonstruksi  pasca musim mengecewakan.

Kedua tim akan berhadapan di Stadium Artemio Franchi, Sabtu (24/8) atau Minggu dini hari WIB. Arena itu tidak pernah bersahabat dengan I Partenopei setelah 9 November 2014. Jadi skuat asuhan Carlo Ancelotti memiliki motivasi baru untuk menghapus semua rekor negatif itu.

“Fiorentina telah banyak berubah. Kami akan bertarung di lapangan yang sulit. Saya ingin melihat tim bermain dengan cara yang sama dengan pertandingan seperti musim lalu di Firenze, tapi bola lebih banyak ke dalam,” kata Ancelotti. “Kami akan berjuang untuk memenangi kompetisi ini. Saya yakin karena kami sangat kuat secara kualitas. Tim ini sedang dirakit.”


Baca Juga :
- Napoli vs Liverpool: Klopp Belum Bisa Lupakan Pukulan di San Paulo
- Napoli vs Liverpool: Begini Perkiraan Pemainnya, Milik Kembali Beraksi

Allenatore 60 tahun itu akan mengandalkan pasangan penyerang berusia 32 tahun, Dries Mertens dan Jose Callejon. Sambil menunggu adaptasi Hirving Lozano dan dengan Arkadiusz Milik yang masih mengalami masalah otot, Lorenzo Insigne akan melengkapi lini serangan. Penyerang sayap itu berpotensi melewati rekor penampilan terbanyak di Seri A milik Christian Maggio. Saat ini keduanya sama-sama membukukan kuota 233.

Kemampuan Callejon makin lengkap selama memperkuat Napoli. Kecuali kiper, dia mampu mengisi semua posisi: gelandang kanan, tengah, penyerang dalam formasi trisula. Prestasinya juga selalu berada di atas rata-rata. Pesepak bola berpaspor Spanyol tersebut merupakan favorit Carletto saat ini.

Secara kebetulan gol pertama Mertens di Seri A (penentu kedudukan 2-1) lahir di Firenze pada Oktober 2013. Pemain yang secara terbuka mengutarakan niatnya untuk bertahan di Castel Volturno itu berusaha meninggalkan jejak penting. Dia ingin langsung mencetak gol pada pekan pertama dan mengincar rekor Diego Armando Maradona (115 gol bersama Napoli). Saat ini koleksinya masih 108 gol.

Berbeda dengan Ancelotti yang menyimpan bintang serangan baru, Lozano, karena hanya berlatih sebentar, pelatih Fiorentina, Vincenzo Montella berharap bisa menurunkan Franck Ribery secepatnya. Tapi sepertinya mustahil mengirimkan ke arena sejak awal laga.

“Ribery ingin segera kompetitif dan membantu kami. Saya akan memanggilnya dalam tim, semoga ada kesempatan untuk memainkannya. Boleh bermimpi tapi perlu juga realistis dalam momen ini,” arsitek tim berjuluk L’Aeroplanino itu menjelaskan. “Napoli adalah tim dengan banyak pemain yang mampu menggaransi banyak gol. Kami harus mengetatkan pertahana dan jangan membuat kesalahan secara berkesinambungan. Kami harus memiliki identitas dan menang.


Baca Juga :
- Conte Luncurkan Inter Baru di Liga Champions
- Conte dan Sarri Terlibat Perang Urat Syaraf

Federico Chiesa, Kevin-Prince Boateng dan Riccardo Sottil akan menjaga barisan terdepan I Viola. Bagi winger 21 tahun itu, Napoli merupakan lawan dengan gawang paling sulit ditaklukkan. Dia melepaskan 17 tembakan tapi tidak satu pun berbuah gol.

Sebenarnya pilihan awal untuk lini depan adalah Sottil dan Dusan Vlahovic. Para pemain remaja itu tak perlu diragukan kapasitas teknik dan taktik, namun mentalnya belum kuat. Montella khawatir ketika mereka melakukan kesalahan fatal dan publik mulai melontarkan kecaman, akan berimbas pada kekacauan dalam fase menyerang. Jadi Boateng yang sudah lebih matang diunggulkan.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA