#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Saatnya Duet
24 August 2019 12:04 WIB
BOURNEMOUTH – Biasanya, Manchester City asuhan Josep Guardiola hanya menurunkan satu penyerang di lini depan dalam pola 4-3-3. Namun, apakah ini saatnya bagi pelatih asal Spanyol tersebut untuk menggunakan dua penyerang sekaligus dalam sebuah pertandingan? Minggu (25/8), pendukung The Citizens akan menantikan apa yang akan dilakukan Pep terkait lini serang timnya ketika tandang menghadapi Bournemouth dalam laga pekan ketiga Liga Primer.

Satu penyerang boleh jadi memang tidak cukup bagi The Citizens untuk membongkar pertahanan lawan. Permainan atau strategi City menggunakan satu penyerang dengan dukungan dua penyerang sayap: Raheem Sterling di kiri dan Bernardo Silva di kanan atau Riyad Mahrez, tampaknya sudah diketahui lawan-lawan mereka. Hasil imbang lawan Tottenham Hotspur, pekan lalu, memperlihatkan bahwa The Citizens perlu tampil dalam pola berbeda.

Di sisi lain, ada insiden yang disaksikan publik khususnya pendukung City bahwa Aguero mulai tidak nyaman dengan keputusan sang pelatih yang menariknya dari lapangan. Dalam laga lawan Spurs, Aguero memang tidak tampil penuh setelah dirinya digantikan Gabriel Jesus. Penyerang asal Argentina ini pun terlihat berargumen dengan pelatihnya. Meski Pep telah menjelaskan momen ketegangan tersebut, namun fakta bahwa publik melihat Aguero kini benar-benar tidak bisa meredam kekecewaannya.


Baca Juga :
- Liga Inggris Dominasi, Barcelona 9, Madrid 8 Pemain
- Fenomena Kata Kunci Streaming Liga Inggris di Mesin Pencari

Meski masih sebagai penyerang utama The Citizens, tapi jatah bermain penyerang 31 tahun ini mulai berkurang. Musim lalu contohnya. Mantan pemain Atletico Madrid tersebut merupakan pemain yang paling sering digantikan, total ada 23 kali momen saat Pep menariknya dari lapangan. Dan, kebanyakan, penggantinya adalah Gabriel Jesus.

Sebenarnya, isu persaingan antara Aguero dan Jesus sudah muncul sejak musim lalu. Ketika Jesus datang, Aguero menjadi harus berbagi kesempatan dengan juniornya tersebut. Namun, Jesus kemudian cedera yang membuatnya absen sehingga Pep kembali menjadikan Aguero sebagai penyerang utama yang selalu tampil. Dan, pemain asal Argentina tersebut mampu memberikan jawaban kepada Pep lewat gol yang diciptakannya.
Ketika lawan Tottenham, pekan lalu itu, Aguero memang berhasil menambah golnya pada musim ini. Meski demikian, aksinya dalam laga tersebut bukanlah penampilan terbaiknya. Di sisi lain, dia kini masuk sebagai penyerang yang sudah berkepala tiga. Sebaliknya, Jesus bisa saja juga menorehkan gol saat lawan Tottenham, gol penentu jika tidak dianulir oleh wasit.

Dibandingkan dengan Aguero, Jesus dalam fase yang terus berkembang. Karena itulah, bintang 22 tahun ini harus terus diasah kemampuannya dan tidak ada cara kecuali kerap menurunkan pemain timnas Brasil ini. Di sisi lain, Jesus dalam kondisi yang sangat fit termasuk psikologisnya setelah membawa Brasil juara Piala Amerika 2019 lalu. Dalam turnamen tersebut, dia menorehkan dua gol dan memberikan dua assist.

Tapi, walau sudah kepala tiga, Aguero masih memiliki kemampuan yang mengesankan dalam menorehkan gol. Ini kali kedua dirinya mencetak gol pada awal 2019/20. Karena itulah, ada kemungkinan bahwa Pep akan menempatkan keduanya dalam starter. Tentu saja, dengan menurunkan kedua penyerang ini, akan mengubah drastis pola yang biasa digunakan mantan pelatih Bayern Muenchen dan Barcelona tersebut.

Ya, aka nada perubahan tapi efektivitas atau keuntungannya akan lebih besar. Pep dapat menggunakan pola 3-5-2 dengan keduanya di lini depan. Meski demikian, pola ini akan membuat sayap seperti Raheem Sterling harus ikut naik turun sebagai wing back.

Meski demikian, Sterling tidak perlu terlalu banyak turun dengan cara memaksimalkan barisan gelandang untuk menutup celah sisi kiri ketika tim kehilangan bola. Pep juga dapat menggunakan pola 4-1-3-2. Pola ini yang praktis lebih ideal jika dia ingin peran kedua penyerang sayapnya tidak berubah.


Baca Juga :
- Derbi Krusial
- Menguji Ceballos

Di sisi lain, Pep juga harus memperhatikan pertahanan karena mereka akan tandang menghadapi tim yang hingga pekan kedua bergulir, belum terkalahkan. Pasukan Eddie Howe memang mampu mengawali musim ini dengan satu hasil imbang dan satu kemenangan. Penyerang mereka, Joshua King, dan sayap Harry Wilson, menjadi penentu pekan lalu lewat gol yang diciptakan masing-masing dalam kemenangan 2-1.* Irfan Sudrajat


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA