#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Menguji Kekuatan The Gunners
24 August 2019 04:02 WIB
ARSENAL lawan favorit Juergen Klopp di Premier League. Karena itu, duel yang akan digelar di Stadion Anfield akan menjadi momentum bagi Klopp untuk menambah jarak dengan para pesaingnya. Seperti diketahui, memang, hanya Liverpool dan Arsenal tim yang berhasil meraih dua kemenangan dari dua laga awal Liga Primer 2019/20.

Bagi Liverpool, faktor Klopp menjadi bagian penting untuk duel ini. Faktanya, pelatih asal Jerman itu belum pernah kalah dari Arsenal di Liga Primer. Dalam tujuh pertemuan menghadapi The Gunners, Klopp membawa Liverpool meraih empat kemenangan dan tiga kali imbang. Bahkan, pasukan Klopp menorehkan total 23 gol ke gawang Arsenal dan hanya kemasukan 12 gol.

Karena itu pula, wajar jika Unai Emery sempat menyatakan bahwa menghadapi Liverpool merupakan laga yang mengerikan. Emery sendiri memiliki rapor yang sebaliknya. Pelatih asal Spanyol ini dua kali menghadapi Liverpool dan tidak pernah menang (imbang dan kalah). Bahkan timnya hanya mampu menorehkan dua gol sedangkan gawang mereka kemasukan enam gol.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Namun, Klopp tentu tidak akan terbius dengan pujian Emery atau terlalu percaya diri meski memiliki statistik sangat mengesankan dalam laga lawan Arsenal. Faktanya, Emery berhasil membuat The Gunners meraih hasil positif. Emery mampu memaksimalkan potensi skuatnya. Bahkan, ada yang menilai sebenarnya Emery mencontek strategi atau pola permainan Liverpool.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Di sisi lain, rekor buruk tersebut tentu akan memotivasi Arsenal untuk meraih hasil yang lebih baik. Jadi, duel Liverpool dan Arsenal memang akan menjanjikan laga yang seru dan akan mentukan di pekan ketiga ini. Liverpool memang tetap harus waspada karena ini baru dua pekan Liga Primer berjalan. Apalagi, mereka harus terus memastikan persoalan kiper, terkait cedeeranya Alisson Becker tidak membuat mereka menjadi lemah.

Masalah lainnya, pelatih Liverpool Jurgen Klopp juga akan kembali kehilangan Naby Keita yang kembali alami cedera otot. Ini berarti, pelatih asal Jerman berusia 52 tahun itu harus memutar otak dalam menyeimbangkan lini tengah skuatnya.*Irfan Sudrajat

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA