#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Marquez Usung Ambisi Besar di Silverstone
24 August 2019 13:05 WIB
SILVERSTONE - Marc Marquez masih penasaran dengan Sirkuit Silverstone, Inggris. Sepanjang 2015-2017, pembalap Tim Repsol Honda itu tidak pernah naik podium dan mengalami dua kali gagal finis.

Karena itu, pembalap asal Spanyol tersebut berambisi meraih kemenangan di lomba putaran ke-12 MotoGP, Minggu (25/8). Kemenangan tersebut bukan hanya akan mengoreksi catatan buruknya di Silverstone namun juga memperlebar keunggulan di puncak klasemen MotoGP 2019.

Total, Marquez baru dua kali merasakan kemenangan di Silverstone. Tepatnya di kelas 125 cc, saat GP Inggris mulai kembali Silverstone pada 2010 dan 2014 ketika merintis jalan menuju gelar keduanya di kelas MotoGP.


Baca Juga :
- Marquez Ingin Nikmati Sisa Lomba MotoGP
- Penggemar Rossi Cemooh Marc Marquez di Podium San Marino, tapi Pembalap Spanyol Itu Cuek

“Saya merasa cukup kuat dalam beberapa perlombaan terakhir. Kami akan memiliki lomba yang hebat di sini, dan ini adalah salah satu trek yang saya sukai,” katanya.

Marquez boleh saja optimistis terkait peluangnya di Silverstone. Namun, ia patut mewaspadai para pembalap Yamaha yang mampu cepat pada dua sesi latihan bebas, Jumat (23/8).

Marquez finis  kedua pada latihan bebas (FP) 1 kemarin. Ia mencatat waktu lap 2 menit 0,538 detik dan kalah cepat 0,586 detik dari Fabio Quartararo, pembalap Tim Petronas Yamaha.

“Tahun lalu kami melihat para pembalap Yamaha cukup cepat di sini, tapi kami tidak terlalu jauh dari mereka. Saya rasa aspal baru akan memberi perbedaan, kami harus memahami ban, grip, dan batasan motor kami. Kami harus tetap fokus dan berjuang untuk meraih podium,” ujar Marquez.

Kecepatan para pembalap Yamaha di Silverstone semakin nyata setelah Quartararo kembali menjadi yang tercepat di FP2. Sebelumnya, sempat terjadi insiden kecil yang membuat waktu tercepat Quartararo, Valentino Rossi (Monster Yamaha), dan Takaaki Nakagami (LCR Honda) di FP2 dicoret. Ketiganya sempat dinilai melampaui batas kecepatan di tikungan 6.

Namun, sanksi ketiga pembalap tersebut akhirnya dicabut. Hasil tes bebas 2 tetap menempatkan Quartararo sebagai pembalap tercepat dengan waktu lap 1 menit 59,225 detik. Marquez tetap berada di posisi kedua dengan terpaut 0,251 detik. Maverick Vinales (Monster Yamaha), juga masih di posisi ketiga antara FP1 dan FP2 setelah terpaut 0,540 detik dari Quartararo. Adapun Rossi naik tiga posisi dari ketujuh di FP1 menjadi keempat di FP2 karena hanya tertinggal 0,712 detik dari Quartararo.

Pembalap utama tim pabrikan Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, tertahan di posisi keenam di FP1 dan FP2. Ia terpaut hingga 0,885 detik dari Quartararo.

Kendati Yamaha YZR-M1 mampu mencatat waktu lap tercepat, data menunjukkan kecepatan motor tertinggi dipegang Honda RC213V milik Cal Crutchlow dan Ducati GP19 milik Dovi. Keduanya mampu menembus 327 km/jam.


Baca Juga :
- Dovizioso Beruntung Bisa Turun di GP San Marino
- Momen Valentino Rossi Naik Motor MotoGP dari Kampung Halaman ke Sirkut Misano

Meskipun begitu, para pembalap Yamaha tetap optimistis terkait peluang mereka di Silverstone. “Jika memiliki peluang untuk naik podium maka kami akan memperjuangkannya,” kata Quartararo. “Setelah melakukan peningkatan kinerja, kami bekerja dengan lebih baik dan lebih kompetitif di perlombaan. Tapi saya merasa belum cukup cepat untuk naik ke podium,” ucap Rossi.***MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA