#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ini Target Indonesia di eSports SEA Games 2019
24 August 2019 17:54 WIB
JAKARTA – SEA Games 2019 akan diselenggarakan pada November mendatang. Dan Indonesia eSports Association (IeSPA) telah memberikan target bagi para atletnya, agar bisa meraih medali emas sebanyak mungkin.

Untuk kali pertama, eSports yang merupakan kompetisi video game profesional, akan dipertandingkan di ajang SEA Games. Jika di Asian Games 2018 eSports merupakan olahraga eksebisi, di SEA Games yang diselenggarakan di Filipina tersebut sudah langsung mempertandingkan medali.

Karena sudah memperebutkan medali, Indonesia, lewat IeSPA, menargetkan gamer-gamer berbakatnya yang nantinya akan terbang ke Filipina, bisa meraup emas sebanyak-banyaknya. Ada 6 nomor yang dipertandingkan di eSports SEA Gamees 2019, yakni Dota 2, Starcraft 2, Hearthstone, Mobile Legends, Arena of Valor (AOV), dan Tekken 7.


Baca Juga :
- EA Sports dan Jesse Lingard Luncurkan FIFA 20 Edisi Spesial ‘JLingz’
- Ini Pemain-pemain Muda yang Mendapatkan Peningkatan Rating Terbesar di FIFA 20

“Kita akan mencoba untuk mendapatkan semua emas dii lini yang kita kirim nantinya,” ucap William Cahyadi selaku wakil ketua umum IeSPA.

 “Setidaknya, kita prioritas mencari emas di Hearthstone, Dota 2 dan Mobile Legends,” tambahnya.


Baca Juga :
- Menristekdikti Manfaatkan POMNAS untuk Populerkan eSport
- Zhang Yuening: Atlet Taulo Indonesia Berpeluang Rebut Medali 

Target emas prioritas di tiga gim tersebut terbilang realistis, mengingat Indonesia memang kuat di ketiga gim tersebut. Di Hearthstone, 2 atlet yang saat ini berada di pelatnas, yakni Hendry ‘Joth703’ Handisurya dan Rama Ariangga ‘DouAhou’ Akbar, merupakan gamer Hearthstone yang disegani, baik itu di Indonesia, Asia, maupun dunia. Untuk Joth703, dirinya sempat meraih medali perak di eksebisi eSports Asian Games 2018.

Sementara di Mobile Legends, Indonesia dinilai sebagai negara yang penuh dengan pemain hebat. Tim-tim eSports besar Indonesia yang terjun di Mobile Legends, seperti contoh Onic Esports dan EVOS Esports, membuat IeSPA secara leluasa memilih pemain untuk mengisi Timnas Esports Indonesia. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA