#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dinobatkan Sensei DAN VII Kehormatan, Marciano Norman: Saya Bagian dari Keluarga Inkai
25 August 2019 13:08 WIB
JAKARTA - Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) menobatkan predikat Sensei DAN VII Kehormatan kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman.

Penyematan sabuk hitam di pinggang Marciono Norman dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Guru Harmen Lukas Tanpokudung, pemilik DAN IX, didampingi Ketua Umum Inkai Laksamana Pertama TNI Ivan Yulivan,  di GOR Kodam Jaya, Jakarta, Minggu (25/8).

Dalam sambutannya Ivan Yulivan--pemegang Sensei DAN VI- mengatakan pemberian DAN VII Kehormatan ini tentu berdasarkan berbagai pertimbangan. Di antaranya pengabdian dan berjasa kepada Inkai selama kariernya. 


Baca Juga :
- Gagal Raih Perunggu, Zigi: Masih Perlu Penyempurnaan Gerakan 
- Tembus 16 Besar, Zigi: Masih Belum Sempurna 

"Secara personal punya kapasitas dan prestasi. Dewan Guru Inkai menilai kriteria itu terpenuhi oleh pak Marciano. Beliau pernah membina Inkai di Kalimantan Barat," kata Ivan Yulivan.

Ivan juga yakin KONI Pusat akan terus maju dipimpin Marciano Norman. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu diyakini dapat membawa KONI Pusat jauh lebih baik dalam membina organisasi olahraga di bawahnya untuk mencetak atlet berprestasi.

Pemberian DAN VII Kehormatan menurut Ketua Dewan Guru Harmen Lukas sebelumnya juga pernah diberikan kepada Luhut Binsar Panjaitan, Gatot Nurmantyo, dan HBL Mantiri dan Adam Damiri. Mereka dinilai memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi terhadap Inkai.

"Penyematan DAN VII Kehoramatan ini atas dasar masa lalu dan masa depan. "Marciano Norman memiliki dasar keduanya. Di masa lalu beliau aktif membina karateka dan kini ketua umum KONI Pusat. Dia orang yang sangat berkomitmen dalam mengembangkan olahraga beladiri di tanah air. Kami tentu berharap Inkai juga mendapat perhatian dari KONI Pusat," kata Harmen Lukas.

Pemberian penghargaan itu secara otomatis Marciano Norman merupakan pemilik DAN Kehormatan tertinggi di Inkai. Karena dedikasi dan loyalitasnya yang tinggi sebagai pembina karate Indonesia. "Pemberian sabuk ini atas dasar pengabdian  dan perhatian beliau selama ini kepada Inkai. Di satu sisi, Inkai secara organisasi punya harapan besar kepada KONI Pusat. Jadi hubungan ini sangat penting untuk kemajuan olahraga khususnya karate," kata Tatang M Karya, pelatih karate ranting Anowa Jakarta Selatan.

Sementara itu Marciano Norman mengucapkan terima kasih dan merasa terhormat dianugerahi sabuk hitam DAN VII Kehormatan. Dia menandaskan kepercayaan yang diberikan ini sangat luar biasa dan tak ternilai harganya. 

"Kehormatan ini di atas segalanya. Kini saya harus patuh dan taat pada apa yang digariskan Ketua Umum dan Dewan Guru Inkai. Terimalah saya sebagai bagian dari keluarga Inkai," ujar Marciano Norman.

Letnan Jenderal purnawirawan TNI itu menegaskan olahraga beladiri harus dilakukan sejak usia dini. Dia tak mengesampingkan peran orang tua yang selalu mendampingi putra-putrinya berlatih keras di matras. Tanpa mereka menurut Marciano Norman, prestasi olahraga karate mungkin tidak seperti sekarang. KONI Pusat berkomitmen penuh untuk memajukan induk organisasi olahraga di bawahnya termasuk Inkai. 


Baca Juga :
- Gagal Penuhi Target, Nawar Minta Maaf 
- KONI Pusat Siap Ambil Bagian dalam Perkembangan Esports di Indonesia

"Ini menjadi tanggung jawab KONI memajukan organisasi olahraga di bawahnya. Saya akan berusaha maksimal untuk mengantar Inkai go to world class," tuturnya.*
 

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA