#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
29 August 2019 04:02 WIB
ANTONIO Conte pelatih sederhana dengan ide yang sederhana pula namun efektif. Dalam kariernya sebagai allenatore, dia memang bukan tipikal pelatih yang kerap membentuk pemain biasa menjadi bintang. Bagi Conte, boleh jadi itu bukan tugas utamanya. Target juara, mengatur strategi yang tepat, atau menempatkan pemain di posisi yang tepat, merupakan tugas yang lebih membuatnya tertarik. Energinya akan dicurahkan untuk menciptakan rumus yang tepat dengan bahan materi pemain yang ada.

Untuk yang satu ini, Conte adalah salah satu profesor dalam sepak bola. Conte tidak memiliki istilah yang disematkan pers. Seperti Juergen Klopp dengan Gegenpressing, atau Maurizio Sarri dengan Sarri Ball, serta Josep Guardiola yang memiliki napas Tiki Taka. Rumus Conte pun sederhana, 3-5-2. Dan, pola ini bahkan baru sering digunakannya ketika melatih Chelsea. Tidak ada nama untuk gaya sepak bola Conte tapi 3-5-2 faktanya mampu membuat sejumlah pelatih Liga Primer kemudian terinspirasi untuk menggunakannya.

Jadi, pemain Inter, termasuk Alexis Sanchez tinggal menjalankan perintah atau keinginan Conte. Seperti halnya Romelu Lukaku yang mulai terbiasa dengan cara sang pelatih. Jika melihat latar belakang kedua pemain tersebut, Sanchez dan Lukaku, fakta keduanya merupakan pemain yang pada masa lalu (musim lalu) bermasalah di klub asalnya yaitu Manchester United (MU). Apakah situasi yang dibawa keduanya tersebut adalah hal yang buruk atau justru memberikan keberuntungan bagi Inter, akan menjadi tugas Conte untuk membangkitkan keduanya.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Conte memiliki reputasi tersebut. Di tangannya, pelatih 50 tahun ini berhasil memantapkan kembali karier Andrea Pirlo yang sempat menurun ketika di AC Milan. Di tangan Conte pula, potensi Paul Pogba sebagai gelandang pun menarik perhatian klub besar hingga akhirnya dia kembali ke MU. Jadi, dengan trek tersebut, Sanchez dan Lukaku memiliki peluang besar untuk kembali bangkit dan keluar dari situasi sulit.


Baca Juga :
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer
- Gol yang Mengubah Sikap Los Cules

Di sisi lain, permainan Sanchez juga sederhana. Dia hanya perlu mendapatkan kepercayaan untuk berimprovisasi sebagai penyerang sayap. Karakter atau gaya permainannya pun mudah dipahami. Sanchez pemain yang memiliki kemampuan menggiring bola, memberikan umpan silang, atau aktif dalam melakukan tekanan, bahkan untuk menorehkan gol. Conte tentu sudah memahami karakter sang pemain.

Dan, untuk posisi Sanchez di skema 3-5-2, atau bahkan dikombinasi dengan 4-4-2. Tidak menutup kemungkinan pula menggunakan 3-4-3 dengan Sanchez, Lukaku, dan Lautaro Martinez di lini depan. Dengan pola tersebut, tentu saja, potensi Sanchez berimprovisasi akan semakin besar.* Irfan Sudrajat

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA