#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Manny Pacquiao Rilis Mata Uang Pac Token
02 September 2019 19:32 WIB
MANILA - Manny Pacquiao menjadi satu-satunya selebritas yang meluncurkan mata uang kripto atas namanya sendiri. Peluncuran 'Pac token' dilakukan dalam sebuah konser di Manila, Minggu (1/9).

Dinamai Pac token untuk menghormati nama samaran petinju 'Pac Man' di atas ring. Pacquiao menghidupkan minat terhadap token dengan menyanyikan lebih dari 2.000 penggemar yang hadir di 'konser untuk para juara' gratis.

Koin-koin itu akan memungkinkan para penggemar untuk membeli merchandise Manny dan berinteraksi dengannya di media sosial. Mainan baru petinju berusia 49 tahun itu telah terdaftar pada platform pertukaran mata uang kripto Singapura, Global Crypto Offering Exchange (GCOX).


Baca Juga :
- Adik Tyson Fury Kembali ke Ring Tinju
- Andy Ruiz Beberkan Rahasia! Menu Ini yang Disantap Jelang Rematch dengan Joshua

Tok token diatur untuk menjadi hit di tanah kelahirannya. Pacquiao tidak hanya selebriti dan olahragawan yang paling dikenal di negara itu, tetapi juga seorang Senator. 

Manajer bisnis Pacquaio dan CEO GCOX Jeffrey Lin, yang juga hadir di konser itu, mengumumkan rencana ambisius untuk mata uang tersebut, dengan menyatakan: "Kami tidak berada di sini untuk mengumpulkan uang tetapi untuk membangun ekosistem."

 

Mengenakan setelan biru tua yang halus, Pacquiao kemudian bergabung di atas panggung oleh Lin, kepala pengembangan bisnis GCOX Sean Wong, ditambah pembawa acara RJ Ledesma dan Pegunungan Mauren dalam mengangkat gelas untuk menyambut peluncuran.

Selain bertinju, Pacquiao memiliki karier sebagai pemain bola basket, bermain untuk Kia Picanto dari Philipine Basketball Association (PBA) dari 2014-17, meski bertubuh kecil, berdiri setinggi 5 kaki 6 inci.


Baca Juga :
- Tyson Fury Dihajar Otto Wallin 127 Kali, Pukulannya 56 Kali Lebih Banyak dari Deontay Wilder
- Babak Belur, Fury Dapat 47 Jahitan di Atas Mata, tapi Kemudian Minum Bir

Tetapi tidak ada rencana untuk pergantian karier, tetapi pada usia 40 tahun, Pacquiao telah membuktikan bahwa ia masih dapat mencampurnya dengan yang terbaik dalam tinju. Kini dia memegang sabuk dunia kelas welter WBA super setelah mengalahkan Keith Thurman, Juli lalu.

Sejak kembali menjadi pemain profesional pada tahun 1995, Pacquiao telah memenangkan gelar dunia dari juara dunia kelas terbang hingga welter dalam karier 71-pertarungannya.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA