#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Gadis Ring yang Seksi Pembawa Papan Ronde Diganti Pria, Begini Alasannya
03 September 2019 10:08 WIB
Gadis-gadis cantik itu tak akan muncul lagi di atas ring. Pembawa papan ronde yang berpenampilan seksi itu akan diganti dengan sosok pria. 

Para bidadari yang melenggak lenggok itu memang menjadi pemanis dalam olahraga keras seperti tinju atau seni bela diri lainnya. Tapi, keberadaan mereka acap dimanfaatkan sebagai pelecehan seksualitas.

Kelompok-kelompok pendukung perempuan dan anggota dewan di Australia di kota Bendigo di Victoria, Australia, telah melobi agar keberadaan gadis ring dihapuskan. Posisinya diganti dengan pria.


Baca Juga :
- Andy Ruiz Beberkan Rahasia! Menu Ini yang Disantap Jelang Rematch dengan Joshua
- Tyson Fury Dihajar Otto Wallin 127 Kali, Pukulannya 56 Kali Lebih Banyak dari Deontay Wilder

Promotor pertarungan 'Battle of Bendigo' antara Jeff Horn dan Michael Zefara di Stadion Bendigo membungkuk di bawah tekanan berat dari anggota dewan Yvonne Wrigglesworth dan Jennifer Alden. Akibatnya, mereka hanyalah benda yang bisa diganti, ketiga gadis itu biasa membawa papan ronde.

"Menghormati wanita adalah kunci untuk menghilangkan bentuk-bentuk kekerasan lainnya, terutama kekerasan terhadap wanita dan anak-anak," kata Patriarki, pengiklan PC-mad cllr Alden.

 

Alden mengatakan tidak ada keluhan tentang promotor perkelahian yang buruk, tanpa memperhatikan fakta bahwa itu hanya seorang anggota dewan wanita, dan sebuah kelompok perempuan membuat keluhan tentang gadis-gadis ring di tempat pertama.

Promotor pertarungan Dean Lonegran kebobolan, dan mengumumkan: "Untuk lebih meminimalkan istilah gadis ring" tidak akan digunakan. Peran-peran ini sekarang akan dikenal sebagai 'fight progress managers'.

"Saya kecewa, tetapi saya juga responsif. Saya akan mengganti tiga wanita yang dipekerjakan untuk menandai awal setiap ronde dengan pria," tambah Lonegran.

Ketiga gadis itu awalnya dianggap dibayar, tetapi dalam bentuk protes kecil saat melintas menghalangi fotografer yang ada di pinggir ring untuk mengambil gambar.


Baca Juga :
- Babak Belur, Fury Dapat 47 Jahitan di Atas Mata, tapi Kemudian Minum Bir
- Darah Mengalir dari Pelipis, Tyson Fury Dilarikan ke Rumah Sakit dan Harus Operasi Plastik

Ini mungkin tampak seperti kasus deja vu untuk penggemar Formula 1 dan bersepeda. Posisi wanita yang terlibat dalam kedua olahraga telah terancam; pertama dengan ‘grid girls’ diganti dengan ‘grid kids’; kedua, Tour de France 'podium girls' telah diserang sebagai 'sexist', tetapi belum dihapus keberadaannya.

Pada bulan Agustus, Stéphanie Frappart tercatat sebagai wanita pertama yang menjadi wasit Piala Super UEFA, memimpin kemenangan adu penalti Liverpool atas Chelsea.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA