#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bintang Baru ONE: Immortal Triumph Siap Guncang Vietnam
03 September 2019 13:16 WIB
JAKARTA - ONE Championship akan mencetak sejarah baru dalam ajang perdana ONE: Immortal Triumph di Ho Chi Minh City. Untuk pertama kalinya, organisasi bela diri terbesar di dunia ini menyapa Vietnam dan seluruh laga berupa aksi ONE Super Series yang penuh dengan striker kelas dunia. 

Laga utama akan menampilkan Nong-O Gaiyanghadao yang untuk kedua kalinya mempertahankan gelar juara dunia ONE Bantamweight Muay Thai melawan bintang muay thai asal Algeria, Brice “The Truck” Delval.

Di beberapa pertandingan Babak Pendahuluan, ada beberapa bintang baru yang siap catatkan prestasi di hadapan publik pada 6 September mendatang. Dalam laga divisi welterweight kickboxing, petarung Britania Raya Juan Cervantes akan menghadapi atlet Belanda, Santino Verbeek.


Baca Juga :
- Yushin Okami dan Agilan Thani Diprediksi Akan Hasilkan Pertempuran Hebat
- Kevin Belingon Ingin Akhiri Rivalitas dengan Bibiano Fernandes 

Bernaung di sasana Northern Kings, kota Newcastle, Juan adalah atlet seorang Juara Dunia WTKA Muay Thai World Champion. Petarung berusia 32 tahun ini terkenal akan kemampuan finishing yang mengagumkan dan menjadikannya atlet teratas dalam divisi welterweight Inggris.

Dengan catatan paduan serangan memukau – termasuk tendangan, body blow, flying knees, dan KO sekali pukul – Juan mengincar prestasi tertinggi dalam pentas global MMA, dalam pergelaran di Phu Tho Indoor Stadium mendatang. 

Atlet berdarah Meksiko ini yakin akan keunggulannya atas lawan berkebangsaan Belanda. “Saya akan menang! Saya akan menjatuhkan Santino. Tapi ia kelihatannya tangguh, jadi tidak akan mudah untuk menghentikannya. Mungkin saya akan menang dengan angka atau stoppage,” ujar Juan Cervantes. 

Santino Verbeek adalah atlet berusia 24 tahun kelahiran kota Hoorn, Belanda, yang bernaung di sasana Sokudo; asuhan lgenda K-1, Ernesto Hoost. Santino mulai menyukai karate sejak usia 6 tahun, dan menekuni kickboxing secara serius di usia 12 tahun. Setahun kemudian, ia mulai ikut dalam berbagai kompetisi kickboxing bersama rekan-rekan satu sasana. 

“Saya telah mempromosikan laga Muay Thai di daerah asal saya, Khorat. Saya akan bekerjasama dengan mantan atasan di sasana lama saya, Mr. Telakun,” katanya. 

Lawan Singtongnoi adalah Kohei “Momotaro” Lodera, seorang Juara Internasional WBC Muay yang tumbuh di daerah sekitar Tokyo dan memiliki bakat atletik sejak kecil. Kohei mulai berlatih karate sejak taman kanak-kanak, bermain baseball di sekolah dasar, serta bergabung dengan tim lari di sekolah menengah pertama.  


Baca Juga :
- Sunoto Bertekad Menuai Sukses di Negeri Matahari Terbit Demi Keluarga
- Aung La N Sang Tak Gentar Hadapi Kebesaran Nama Brandon Vera

Setelah menjalani debut profesionalnya pada usia 20 tahun, “Momotaro” meraih berbagai gelar lain; seperti Kejuaraan WBC Muay Thai Jepang dan Kejuaraan NJKF Kickboxing Featherweight – dan dalam perjalanannya meraih rekor kemenangan luar biasa melawan atlet kelas dunia lainnya.

Setelah beberapa tahun bermimpi untuk berkompetisi bersama ONE Championship, keinginan Kohei kini menjadi kenyataan. Ia berharap untuk menjadi Juara Dunia ONE dan memberikan contoh bagi para penggemar di seluruh dunia akan pentingnya mengejar mimpi.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA