#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Aksi Cuci Gudang Emery Berhenti di Mkhitaryan
04 September 2019 12:35 WIB
LONDON – Arsenal meresmikan pelepasan Henrikh Mkhitaryan ke AS Roma pada hari terakhir bursa transfer Eropa, Senin (2/9). Statusnya, sebagai pinjaman  dengan wakil Seri A itu punya opsi pembelian pada akhir musim.

Dilepasnya Mkhitaryan menegaskan misi bersih-bersih Unai Emery dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Arsenal sudah menjual Nacho Monreal ke Real Sociedad pada 31 Agustus bertepatan peminjaman Mohamed Elneny ke Besiktas.

Kepergian Mkhitaryan memang sudah diprediksi. Sebab, Arsenal telah mendatangkan dua gelandang pada bursa transfer lalu. Tepatnya, dengan merekrut penyerang sayap Nicolas Pepe dari Lille diikuti meminjam gelandang Dani Ceballos dari Real Madrid.


Baca Juga :
- Amunisi Pemain Muda Arsenal Begitu Menjanjikan
- Panggung Pemain Muda

Emery dilaporkan senang dengan keputusan manajemen melepas Mkhitaryan. Sebab, ini membuka jalan untuknya dalam menurunkan pemain muda lebih sering. Bisa dipahami mengingat Mkhitaryan sudah 30 tahun.

Emery berharap, dengan skuatnya kini yang sudah komplet bisa mengarungi kompetisi dengan lancar. Misinya, lebih baik dari musim lalu yang finis di peringkat lima hingga gagal ke Liga Champions.

Pelatih asal Spanyol ini juga sebelumnya bersedia melepas Shkodran Mustafi. Bek 27 tahun itu belum mendapat tempat musim ini. Juventus sempat menunjukkan minat sebagai alternatif Giorgio Chiellini yang cedera. Namun, hingga bursa transfer Italia ditutup, tidak ada kesepakatan. Alhasil, Mustafi pun tetap berada di Arsenal minimal hingga Januari saat bursa transfer musim dingin dibuka.

Arsenal memang seperti melakukan cuci gudang. Terutama, pada sektor belakang dengan hengkangnya beberapa andalan. Termasuk, Laurent Koscielny yang kini memperkuat Bordeaux. Kepergian Koscielny disayangkan banyak pihak. Terutama, mengingat statusnya sebagai kapten sejak 2016 silam setelah berada di Emirates pada 2010.

Namun, pemain asal Prancis itu memilih kembali ke negaranya sejak 6 Agustus lalu. Sebagai gantinya, Emery memercayakan Granit Xhaka untuk mengenakan ban kapten. Kendati, legenda Arsenal, Ian Wright mempertanyakan alasan Emery mengingat tanggung jawab sebagai kapten sangat besar.

“Xhaka tidak seharusnya jadi kapten. Dia harus fokus pada permainannya sendiri,” kata Wright yang memperkuat Arsenal pada 1991 hingga 1998 ini. “Kapten memiliki tanggung jawab yang besar. Sementara, Xhaka telah membuat kesalahan (ketika dikalahkan Liverpool 1-3).”


Baca Juga :
- Torreira Akan Dapat Tugas Baru di Arsenal
- Hasil Liga Europa Matchday Pertama, Jumat Dini Hari WIB

Arsenal belum pernah menang dalam dua laga terakhir di Liga Primer sejak menekuk Burnley 2-1 pada 17 Agustus lalu. Setelah itu, The Gunners takluk dari Liverpool (24 Agustus) dan ditahan Tottenham Hotspur 2-2 (1 September). Usai jeda kompetisi, Arsenal akan menyatroni markas Watford pada 15 September mendatang.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA