#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Rodgers Siap Lanjutkan Dongeng
06 September 2019 13:37 WIB
LEICESTER – Dongeng Leicester City pada 2015/16 bisa berlanjut musim ini. Tentu, dengan skala berbeda. Pun demikian dengan pelatih. Tiga musim lalu, klub berjulukan The Foxes ini ditangani Claudio Ranieri yang mengukir sejarah sebagai juara. Sementara, kini Brendan Rodgers yang jadi arsitek sejak 26 Februari lalu.

Pelatih 46 tahun ini mendongkrak Leicester dari zona bawah hingga finis urutan sembilan Liga Primer 2018/19. Menyambut musim ini, Rodgers yang ambisius meminta kepada manajemen untuk menambah amunisi. Gayung pun bersambut dengan gelontoran 95 juta paun atau sekitar Rp1,6 triliun untuk merekrut lima pemain anyar pada musim panas.

Kehadiran amunisi baru terbukti. Hingga pekan keempat, Leicester nyaman di peringkat tiga klasemen sementara dengan delapan poin yang hanya di bawah Liverpool (12 poin) dan Manchester City (10 poin). Itu berkat dua kemenangan dan imbang. Leicester jadi satu dari tiga tim yang belum ternoda kekalahan musim ini bersama Liverpool dan Man. City.


Baca Juga :
- Torreira Akan Dapat Tugas Baru di Arsenal
- Striker Leicester Siap Tampil Agresif lawan Tottenham

Berada di bawah dua tim yang bersaing dalam perebutan gelar musim lalu membuat ekspekstasi fan kian tinggi. Mereka berharap Rodgers melanjutkan dongeng yang dirintis Ranieri. Meski, tidak muluk-muluk. Melainkan, cukup lolos ke Eropa. Memang, ini masih terlalu dini mengingat kompetisi baru berlangsung empat pertandingan.

Namun, hasil positif pada awal musim jadi tolok ukur target mereka. Apalagi, dengan target dari manajemen yang sudah menggelontorkan dana cukup besar. Ditambah kapasitas Rodgers sebagai pelatih yang berpengalaman. Sebelumnya, dia mengantar Celtic FC juara Liga Primer Skotlandia 2016/17 dan 2017/18.

“Kami memasang pola 4-3-3, tapi membuatnya jadi bentuk berbeda,” kata Rodgers menyebut kunci kemenangan atas AFC Bournemouth 3-1. “Kami selalu menekan dalam sistem itu. Hanya, fleksibilitas itu penting. Kami bisa melakukannya dengan pola 3-4-3 atau 3-5-2. Selanjutnya, kami ingin mengakhiri pertandingan dengan baik.”

Konsistensi Leicester di bawah taktik Rodgers diharapkan berlanjut usai jeda kompetisi dua pekan terkait agenda internasional. Maklum, Sabtu (14/9), mereka sudah ditunggu Manchester United di Old Trafford. Setelah itu menjamu Tottenham Hotspur di King Power. Jika mampu melewati dua laga ini dengan mulus, jalan menuju Eropa pun terbentang luas.

Kendati, Rodgers enggan larut dalam ekspekstasi. Sosok yang menangani Liverpool pada 2012 hingga 2015 ini ingin timnya konsisten pada setiap laga. Itu jadi kunci bagi Rodgers yang memiliki rasio kemenangan positif sejak menangani Leicester. Tepatnya, hanya tiga kali kalah dari 15 pertandingan dengan lima seri dan berujung tujuh kemenangan.

“Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan tim lain. Saya hanya mempersiapkan pertandingan berikutnya,” Rodgers, menjawab diplomatis terkait targetnya. “Kami tahu apa yang kami lakukan musim ini. Kami ingin selalu berjuang dalam setiap laga. (Untuk target ke Eropa), ini masih awal.”*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER


Baca Juga :
- Lagi, Pep Harus Memilih antara Aguero atau Jesus
- Leicester Penasaran Selalu Kalah di Tiga Duel Terakhir melawan Spurs

 

Pertandingan Leicester City di Liga Primer Musim Ini
11 Agustus: vs Wolverhampton 0-0 (K)
18 Agustus: vs Chelsea 1-1 (T)
24 Agustus: vs Sheffield United 2-1 (T)
31 Agustus: vs AFC Bournemouth 3-1 (K)

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA