#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Jorginho Paling Sering Merumput di Gli Azzurri
09 September 2019 12:09 WIB
TAMPERE – Sejak ditangani Roberto Mancini, tim nasional Italia sudah melibatkan 61 pemain. Namun, dari jumlah tersebut, hanya segelintir yang mampu mempertahankan tempat dalam skuat, apalagi posisi inti. Satu di antaranya adalah Jorginho, gelandang yang bertanggung jawab menjaga tempo permainan tim agar selalu berdenyut.

Cukup liat statistik berikut buat tahu betapa penting sosok berdarah Brasil itu buat Gli Azzurri. Dalam 15 tahun era Mancini, Jorginho merupakan pemain paling sering berada di lapangan (13 dari 14 laga, sama dengan Leonardo Bonucci). Jangan lupa menghitung menit merumputnya yang mencapai 1.113—terbanyak di antara rekan-rekan lainnya di timnas. Dia cuma tiga kali duduk di bangku cadangan sejak ditangani Mancini.

Untuk mendapatkan semua ini tentu tidak mudah. Faktanya, Jorginho sempat diabaikan sekian lama pasca pertama kali dipanggil Antonio Conte pada Maret 2016. Dia baru melakoni debut kompetitif dalam laga playoff Piala Dunia versus Swedia, dua tahun kemudian, di bawah asuhan Giampiero Ventura. Perubahan baru terasa ketika dia dipasangkan dengan Marco Verratti  di lini tengah: Luigi Di Biagio memulainya kemudian disempurnakan Mancini.


Baca Juga :
- Pemikiran Out of The Box Mancini Selamatkan Italia
- Ciro Immobile Yakin Gli Azzurri Bisa Juara Euro 2020

“Saya punya karakteristik tertentu saat bermain, dan itu sesuai dengan kebutuhan taktik Mancini. Dia adalah pelatih luar biasa, tak pernah kehilangan keyakinan kepada pemain. Saya selalu bekerja keras untuk membayar kepercayaannya tersebut,” kata Jorginho. “Italia tampil dengan basis penguasaan bola. Kami berusaha mendominasi lapangan, melakukan serangan secara rapi dan efektif. Tapi bukan berarti kekuatan fisik jadi terlupakan.”


Baca Juga :
- Gli Azzurri Bersama Venezia
- Laboratorium Mancini

Dalam skema Mancini, Jorginho adalah playmaker yang mengatur semuanya, bahkan juga bertahan. Untuk hal ini, mantan gelandang kelahiran Imbituba, Brasil itu belajar banyak sejak pindah ke Chelsea FC tahun lalu. Sepak bola Inggris yang cepat dan menguras fisik memaksanya bekerja dua kali lebih keras, termasuk belajar bagaimana cara bertarung dengan lawan. “Sekarang saya main dengan lebih intens,” katanya.

Jika Jorginho sudah menggenggam satu tempat pasti di tim utama Italia, rekannya Emerson Palmieri baru memulai langkah. Dalam tiga laga terakhir, pemuda yang juga berdarah Brasil itu selalu dipercaya sebagai starter di sisi kiri pertahanan, dengan kontribusi dua assist. Penurunan performa Cristiano Biraghi berhasil dimanfaatkannya dengan baik, dan kini sudah berada di urutan pertama fullback kiri. Emerson bukan cuma jago bertahan, juga brilian dalam membantu serangan. Selain mengirim umpan silang, dia tak segan menusuk ke tengah dan coba mencetak gol.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA