#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Bruno Matos dan Hedipo Gustavo Andalan Baru Bhayangkara FC
09 September 2019 14:36 WIB
JAKARTA – Bhayangkara FC sedikit merombak pemain asingnya dalam bursa transfer putaran kedua Liga 1 2019. Dua ekspatriat yang mereka datangkan pada awal musim, Flavio Beck Junior (gelandang) dan Ramiro Fergonzi (striker) resmi dilepas dalam bursa transfer parum musim ini.

Tidak sedikit orang terkejut ketika tahu Flavio resmi tidak lagi memperkuat Bhayangkara FC. Sebab penampilan gelandang asal Brasil itu cukup meyakinkan. Dari 15 laga, ia menciptakan lima gol dan menyumbangkan enam assist.

Sebagai pengganti Flavio dan Fergonzi, manajemen Bhayangkara FC resmi mendatangkan Bruno Matos dari Persija Jakarta dan Hedipo Gustavo Conceicao dari Kalteng Putra. Hal ini dikabarkan secara langsung oleh manajer The Guardians, AKBP Sumardji, Minggu (8/9).


Baca Juga :
- Lini Depan Bhayangkara FC Terus Dipertajam
- Djadjang Nurdjaman Penjinak Maung Bandung, Robert Rene Alberts Tidak Peduli

Matos bakal menjadi andalan Bhayangkara FC dalam sisa musim ini. Pemain asal Brasil itu dilepas Persija karena tidak masuk rencana juru taktik Macan Kemayoran, Julio Banuelos. Bersama Persija, Matos memainkan tujuh pertandingan. Dari total laga yang sudah dilakoni, ia menyumbang dua assist dan belum menciptakan gol.

Sedangkan Hedipo di Kalteng Putra sudah menciptakan lima gol dan satu assist dari 12 laga. “Matos dan Hedipo sudah resmi bergabung ketika kami TC (training center) di Malang. Sekarang kami sudah daftarkan mereka ke PT Liga Indonesia Baru (LIB),” ujar Sumardji, kemarin.

“Jadi di sini Matos dan Hedipo masuk menggantikan Fergonzi dan Flavio yang kami lepas,” Sumardji menambahkan. Sementara itu Flavio mengatakan hingga kemarin belum ada pembicaraan resmi dari manajemen Bhayangkara FC terkait pencoretan dirinya.

"Saya sekarang tetap di Bhayangkara FC. Ya, mereka (manajemen) membawa Hedipo dan Bruno, tapi tidak ada satu pun orang bilang bahwa kami (Flavio dan Ramiro) digantikan dengan mereka," kata Flavio kepada TopSkor.

"Saya tidak tahu alasannya. Jika Anda melihat pemain dengan performa dari 15 pertandingan bisa menciptakan lima gol dan enam assist, apakah itu buruk?," Flavio menambahkan, setengah bertanya.

Menanggapi hengkangnya Hedipo, manajemen klub lamanya Kalteng Putra, menyebutnya sebagai pemain tidak jujur dan punya attitude kurang baik. “Mei lalu saat pertama kami datangkan, usai tanda tangan kontrak dengan Kalteng Putra, Hedipo tiba-tiba ingin membatalkan komtrak dengan alasan ibunya sakit keras di Brasil,” kata Sekretaris Kalteng Putra, Sigit Widodo.

“Setelah kami cek ternyata ada satu tim dari Vietnam yang menawari dia. Waktu itu saya katakan ke dia bahwa kami tidak akan keluarkan surat apa pun jika dia tetap nekad pergi. Akhirnya Hedipo minta maaf dan berjanji akan fokus dan fight untuk Kalteng Putra,” Sigit menuturkan.


Baca Juga :
- Persela Belum Lempar Handuk
- Bhayangkara FC Hentikan Rekor Impresif Persipura, Jacksen pun Menyesal

Sementara itu usai mencoret Patrick Mota dan tidak mendaftarkan Shohei Matsunaga pada putaran kedua Liga 1 2019, PSIS Semarang kembali mendatangkan pemain asing. Ia adalah Jonathan Eduardo Cantillana Zorilla. Jonathan tiba di Magelang pada Minggu (8/9).

Dikatakan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, ia berharap dengan bergabungnya pemain kelahiran Cile dan berpaspor Palestina itu, lini tengah Mahesa Jenar semakin membaik. Jonathan juga memiliki statistik permainan, gol, assist, dan trofi yang sangat baik," kata Yoyok.*Sumargo Pangestu/Noval Luthfianto/Dani Wihara

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA