#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kritik Positif untuk Maguire
09 September 2019 13:40 WIB
MANCHESTER – Manchester United melakoni start di Liga Primer 2019/20 dengan kurang mulus. Itu akibat skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang baru sekali menang dalam empat pertandingan. Alhasil, Man. United harus tertahan di peringkat delapan dengan lima poin. Alias, tertinggal tujuh angka dari Liverpool yang nyaman di puncak (12 poin).

Harry Maguire jadi salah satu pihak yang dinilai gagal mengangkat Man. United. Bisa dipahami mengingat statusnya sebagai bek termahal di dunia. Itu karena Setan Merah harus merogoh 80 juta paun (sekira Rp1,3 triliun) saat mendatangkannya dari Leicester City pada 5 Agustus lalu.

Namun, menurut Roy Keane, harga tersebut belum setimpal dengan penampilan pemain 26 tahun ini. Legenda hidup Man. United itu bahkan menyebut Maguire belum mampu beradaptasi dengan strategi yang diusung Solskjaer. Meski, Keane memahaminya mengingat butuh waktu untuk bisa klop dengan rekan setim.


Baca Juga :
- Greenwood Ukir Rekor
- Torreira Akan Dapat Tugas Baru di Arsenal

“Saya pikir, dia baik-baik saja. Namun, secara pertahanan, saya pikir, Maguire masih memiliki satu atau dua tanda tanya. Saya masih khawatir dengan penampilannya. Saya ingat gol pertama Crystal Palace ketika Maguire tidak melakukan hal dasar. Dia gagal menutupi daerahnya,” kata Keane, memberi masukan.

Komentar dari mantan kapten Setan Merah tersebut beralasan. Maguire memang selalu diturunkan sebagai starter dalam empat pertandingan di Liga Primer. Secara statistik, relatif stabil. Hanya, Maguire gagal menunjukkan kelasnya sebagai bek termahal di dunia. Ditambah dengan gawang Man. United yang sudah kebobolan empat gol musim ini.

Keane berharap, Maguire bisa segera menyatu dengan strategi Solskjaer. Seperti yang diperlihatkan bersama tim nasional (timnas) Inggris. Keane tampil impresif bersama The Three Lions saat menghajar Bulgaria 4-0 pada kualifikasi Piala Eropa 2020 di Wembley, Sabtu (7/9). Selanjutnya, mereka akan menjamu Kosovo di Saint Mary’s (10 September).

“Jika jadi striker, saya sangat senang menghadapi pemain seperti Maguire. Dia jelas tidak memiliki kecepatan dan kesadaran posisi untuk mengantisipasi bahaya. Sehingga, mudah bagi setiap lawan untuk mneghadapinya,” ujar Keane yang memperkuat Man. United pada 1993 hingga 2005.


Baca Juga :
- Lagi, Pep Harus Memilih antara Aguero atau Jesus
- West Ham vs Manchester United: Setan Merah Kehilangan Tiga Pilar

Di sisi lain, Ian Wright justru memberi pujian. Mantan striker Arsenal pada 1991-1998 dan Inggris ini menilai, Maguire akan segera memperbaiki kesalahannya. “Sekarang, dia harus memperkuat di Man. United yang jadi karier tertingginya. Klub itu telah membayar mahal untuk Maguire. Namun, itu karena dia memang bernilai,” ucap Wright.

Terbelahnya dua mantan pemain yang jadi rival di klub masing-masing ini menarik. Terlebih, setelah jeda internasional dua pekan, Man. United sudah ditunggu Leicester di Old Trafford, Sabtu (14/9). Duel melawan mantan timnya ini jadi uji kepantasan Maguire sebagai bek termahal di dunia.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA