#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Red Bull Semakin Kuat di Trek Lurus
10 September 2019 15:31 WIB
MONZA - Max Verstappen mengaku puas dengan peningkatan performa mesin terbaru Honda di sasis Red Bull RB15. Hal tersebut diungkapkan pembalap Tim Aston Martin Red Bull Racing itu seusai berlomba di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (8/9). Ia senang karena kini mobilnya lebih kuat saat melibas trek lurus yang panjang.

Verstappen memulai balapan dari grid terakhir karena menggunakan mesin Spesifikasi 4. Namun, ia berhasil finis di posisi kedelapan. Itu membuktikan bahwa Red Bull dapat bersaing di trek yang berkarakter cepat. Mengingat di tahun-tahun sebelumnya, mereka selalu kalah jika berduel di sirkuit yang mengandalkan kecepatan tertinggi.

“Sayap depan rusak karena menabrak ban belakang mobil pembalap lain pada tikungan pertama. Ketika itu diperbaiki, saya memiliki kecepatan yang benar-benar bagus. Saya berhasil menyalip beberapa mobil dengan mudah. Sayang kami kurang beruntung dengan keluarnya Virtual Safety Car (VSC),” kata Verstappen.


Baca Juga :
- Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Aragon: Marquez kembali Pole
- Hasil Lengkap MotoGP San Marino: Marquez Ladeni Quartararo Sampai Lap Terakhir!

Meski memiliki peningkatan dalam hal kecepatan, tetapi Verstappen belum puas dengan perangkat aerodinamika yang terpasang di RB15. Hal itu terlihat ketika ia mulai kesulitan menyalip pembalap Racing Point, Sergio Perez. Pasalnya, udara kotor yang dihasilkan mobil Perez membuat Verstappen tidak dapat mengendalikan mobil dengan baik.

“Itu benar-benar sulit, Anda harus memaksa ban lebih keras dari yang seharusnya. Saya memiliki kecepatan yang baik dan berhasil menyalip beberapa mobil di depan, jadi itu tidak terlalu buruk. Tetapi, saya kembali terjebak di belakang Perez dan tidak dapat bertahan lebih lama karena mereka sangat cepat,” kata Verstappen.

Sirkuit Monza yang memiliki karakter cepat memang tidak pernah cocok dengan mobil milik Red Bull. Untuk itu, Verstappen menegaskan bahwa dirinya merasa siap mengeluarkan potensi terbaik mesin Honda di perlombaan berikutnya. Yang mana ada beberapa sirkuit yang lebih bersahabat dengan RB15.

“Kinerja kami di lomba terakhir tidak terlalu buruk. Saya pikir kami telah membuat beberapa langkah maju, tapi tentu saja kami masih perlu bekerja keras untuk terus meningkatkan mobil. Tetapi, saya ingin menikmati akhir pekan yang seperti biasanya, semoga itu akan terjadi di Singapura,” kata Verstappen.

Rekan setim Verstappen, Alexander Albon kembali menunjukkan performa mengesankan dalam lomba keduanya bersama Red Bull. Ia berhasil finis di posisi keenam di trek yang tidak mudah bagi Red Bull. Menyadari tidak memiliki kekuatan besar di sektor trek lurus, Albon memiliki cara lain untuk bisa mempertahankan posisinya hingga finis.

“Itu perlombaan yang positif bagi saya, meski tidak berjalan sesuai rencana. Itu bukan trek yang mudah bagi kami dan kami juga kurang beruntung di kualifikasi. Sayangnya kami juga tidak memiliki kecepatan yang baik di sektor trek lurus untuk menyalip, jadi saya memanfaatkan keunggulan kami di tikungan untuk memanuver lawan,” ujar Albon.


Baca Juga :
- Konsistensi Bottas Bisa Geser Hamilton
- Hamilton Ingin Jajal Batasan Aturan Baru F1

Prinsipal Red Bull Christian Horner menegaskan bahwa sejak awal timnya tidak memasang target tinggi saat berlomba di Sirkuit Monza. “Kedua pembalap kami memiliki kinerja yang bagus di perlombaan yang sulit. Alex yang kehilangan beberapa posisi di lap awal berhasil finis di posisi keenam. Begitu juga dengan kinerja Max yang mengesankan,” kata Horner.

Horner juga mengatakan bahwa masih ada masalah pada mobil yang digunakan oleh Verstappen dan Albon di Sirkuit Monza. “Max memiliki masalah pada batasan putaran mesin, yang mana itu membuatnya sulit untuk menyalip lawan. Bagaimanapun, itu tidak mengubah fakta bahwa kami memiliki balapan yang bagus dengan dua pembalap kami dan sekarang kami harus menatap ke depan,” katanya.***MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA