#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Rea Ingin Kecepatan Motor Ditingkatkan
10 September 2019 13:36 WIB
PORTIMAO - Jonathan Rea meminta timnya, Kawasaki Racing, bekerja keras agar bisa mengunci gelar kelima beruntun Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK), tahun ini. Rival terberat dari Tim Aruba.it Racing – Ducati, Alvaro Bautista, kembali menemukan kinerja terbaiknya dengan memenangi race 2 di Sirkuit Portimao, Portugal, Minggu (8/9).

Bautista mengesankan di race 2 karena Ducati Panigale V4 R miliknya mampu lebih cepat daripada balapan-balapan sebelumnya. Hal itu membuat Rea terkejut karena di race 1 dan Superpole race, Bautista tidak dapat mendekatinya. Rea pun meminta timnya dapat meningkatkan performa Kawasaki Ninja ZX-10RR.

“Saya sadar ban belakang akan habis di pengujung lap karena terus menekan. Tapi, di setiap lap saya semakin mendekati Bautista. Ia melakukan beberapa kesalahan kecil, jadi saya terus memberinya tekanan,” kata Rea.


Baca Juga :
- Marquez Wajib Pangkas Jarak dari Ducati
- Dovi: Marquez Itu Selain Cepat, Juga Cerdik

Pembalap asal Inggris itu menyadari sulit baginya mengejar Bautista yang memiliki kecepatan lebih baik. Ban yang mulai habis juga membuatnya sedikit mengendurkan tekanan agar tetap mendapat poin. Finis di posisi kedua race 2 memang membuat Rea semakin memperlebar jarak dengan Bautista di klasemen pembalap.

Bautista memang memiliki kecepatan yang baik di sektor trek lurus sejak awal musim ini. Ducati Panigale V4 R juga mampu lebih cepat di setiap tikungan karena aerodinamika lebih baik berkat sayap-sayap mini (winglet).

“Satu yang pasti, saya membutuhkan kecepatan tambahan lebih dari 25 tenaga kuda. Seberapa besar winglet membantu mereka, saya tidak tahu. Sepertinya itu juga tidak berdampak pada kecepatan tertinggi. Tapi itu tidak akan berguna jika Anda memiliki tenaga sebesar Ducati. Saya yakin winglet itu juga memiliki kelemahan,” kata Rea.

Bautista berlomba dengan kondisi yang tidak bugar. Ia masih mengalami cedera bahu setelah insiden pada putaran sebelumnya di Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat (AS), 14 Juli lalu. Namun, pada lomba kedua ia merasa memiliki kecepatan yang lebih baik dan itu membuatnya memutuskan untuk menekan sejak awal.

Hasil di Portimao membuat Rea berhasil memenangi delapan dari 10 balapan (race) terakhir WSBK. Ia dan Kawasaki sedang memburu gelar kelima WSBK beruntun – setelah 2015, 2016, 2017, 2018 – di kategori pembalap dan konstruktor.

Bautista sempat menggebrak dengan memenangi 11 race pada awal musim. Saat itu, ia unggul hingga 61 poin atas Rea. Namun, rangkaian kecelakaan beruntun pada lomba di Spanyol, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat, membuat peluangnya menggeser Rea sebagai juara dunia, semakin kecil.

Sukses di race 2 lomba di Portimao menjadi kemenangan ke-15 Bautista musim ini, empat lebih banyak dibanding Rea. Kesempatan Bautista menjungkalkan Rea masih ada di tiga putaran (sembilan race) yakni di Prancis, Argentina, dan Qatar.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER  

Klasemen WSBK 2019 (Lima Besar)


Baca Juga :
- Perkembangan Marquez dalam 2 Musim Terakhir Itu Menyakitkan
- Vinales: Saya Tak Punya Kekuatan untuk Melawan Ducati

Pembalap                           
1. Jonathan Rea (Kawasaki)             490 Poin
2. Alvaro Bautista (Ducati)                399
3. Alex Lowes (Yamaha)                   249
4. Michael Van Der Mark (Yamaha)  244
5. Leon Haslam (Kawasaki)              229

Konstruktor            
Kawasaki                    492 Poin
Ducati                         490
Yamaha                      344
BMW                          201
Honda                         57

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA