#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mancini Menepati Janji
11 September 2019 14:04 WIB
FIRENZE – Ketika kali pertama dipercaya sebagai pelatih tim nasional Italia pada Mei 2018, Roberto Mancini bertekad mengembalikan nama besar Gli Azzurri kancah internasional. Tak cuma itu, dia ingin mencapainya lewat sepak bola menyerang dan atraktif. Lebih dari setahun kemudian, pria 54 tahun itu tampak mulai memenuhi janjinya.

Italia asuhan Mancini jauh lebih segar dan penuh energi dibanding pendahulunya Giampiero Ventura. Para pemain selalu berusaha merangkai bola-bola apik, melakukan manuver, bermain vertikal ke pertahanan lawan, dan menciptakan banyak peluang. Semua itu dilengkapi dengan prestasi, di mana Andrea Belotti dan kawan-kawan mampu menyapu enam kemenangan di kualifikasi Piala Eropa 2020.

Artinya, cukup satu hasil positif lagi untuk memastikan langkah ke putaran final. Mungkin bisa dicapai pada laga berikutnya melawan Yunani di Stadio Olimpico (12 Oktober). Dengan begitu, Mancini akan punya banyak waktu bereksperimen karena berhasil lolos lebih awal.


Baca Juga :
- Donadoni Bocorkan Sepak Bola Italia ke Timnas Cina
- Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2020, Senin Dini Hari WIB, Spanyol dan Italia Sama-sama 3 Poin

Ditambah uji coba melawan Amerika Serikat, Desember lalu, pasukan Mancini sebenarnya sudah merangkai 7 kemenangan beruntun. Hanya Vittorio Pozzo yang punya catatan lebih baik sebagai pelatih Italia, yakni 9 kemenangan berturut-turut pada periode 1938/39. Mancini menyamai rekor Feruccio Valcareggi dan Giovanni Trapattoni, yang juga pernah menyapu tujuh kemenangan.

Semua tampak cerah bagi Italia dan Mancini, tapi ini bukan hasil yang didapat dengan mudah. Melakukan transformasi besar-besaran pasca dipermalukan di playoff Piala Dunia akan selalu jadi tugas berat. Butuh lima pertandingan bagi Mancini untuk bisa mendapatkan skuat, mentalitas, dan permainan sesuai harapannya.

Uji coba melawan Arab Saudi, Prancis, dan Belanda sama sekali tidak mengesankan, sedangkan pertandingan Liga Negara-negara Eropa melawan Polandia dan Portugal jauh dari harapan. Kekalahan 0-1 oleh Seleccao di Lisabon terasa paling menyesakkan, tapi sejak itu semua berubah. Mancini akhirnya berhasil meramu tim kuat yang tak cuma gencar menyerang tapi solid dalam bertahan.


Baca Juga :
- Jorginho Paling Sering Merumput di Gli Azzurri
- Chiesa-Barella Terburuk di Gli Azzurri

Sejak dipukul Portugal, Gli Azzurri tak lagi pernah kalah dalam 10 laga selanjutnya, menang delapan kali. Yang paling mengesankan adalah karakter pantang menyerah yang ditanamkan Mancini kepada para pemainnya. Terbukti dari gol-gol telat penentu kemenangan melawan Polandia, Amerika Serikat dan Bosnia & Herzegovina. Federico Chiesa dan kawan-kawan juga seringkali bangkit pasca tertinggal lebih dulu, contohnya saat membungkam Armenia dan Finlandia.

Statistik sepanjang kualifikasi Piala Eropa 2020 menjelaskan perkembangan Italia Mancini: penguasaan bola 67 persen, 660 kali operan (580 di antaranya positif), rata-rata tembakan 21 kali, dan dominasi area 60 persen. Dibandingkan dengan tim besar lainnya macam Spanyol, Inggris, Prancis, dan Portugal, catatan Gli Azzurri sama sekali tidak kalah. Mungkin hanya perlu menambah akurasi tembakan dan efisiensi.* Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA