#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Seri A Royal
11 September 2019 15:09 WIB
MILAN – Sepak bola dan uang, dua hal yang kian sulit dipisahkan pada era modern. Bukan cuma soal harga transfer, tapi juga gaji pemain. Lihat saja di Seri A musim ini, di mana pengeluaran klub buat membayar para bintang mereka mencapai total 1,36 miliar euro! Peningkatan luar biasa, terutama bila mengingat lima tahun lalu jumlahnya baru 849 juta euro.

Jika angka tersebut tercatat di Liga Primer, mungkin tak ada yang mengernyitkan dahi. Maklum, perputaran uang di kompetisi Inggris memang jauh lebih tinggi dibanding negara Eropa lainnya. Namun, ini adalah Italia, yang biasanya cermat dalam menggaji pemain. Sangat jarang ada klub yang membayar bintang mereka dengan nominal berlebihan.

Sampai ketika Cristiano Ronaldo bergabung ke Juventus FC pada musim panas 2018. Di sinilah dimulainya era rekor, di mana bayaran pemain melambung luar biasa. Juve menggelontorkan 31 juta euro buat menggaji CR7 selama satu musim, harga yang dinilai sepadan dengan ambisi mereka memulangkan trofi Liga Champions ke Turin. Tak ada pemain lain di Seri A yang bisa mendekati jumlah pendapatan Ronaldo. 


Baca Juga :
- Hasil lawan Lazio Kunci Kebangkitan I Giallorossi
- Llorente Senjata Tambahan Napoli

Mampu membayar pemain dengan nilai fantastis, tentu anggaran Juve juga sangat gemuk. Ya, klub yang dipimpin Andrea Agnelli itu memang memiliki jumlah pengeluaran gaji tertinggi di Seri A musim ini, mencapai 294 juta euro. Ini bukan cuma faktor Ronaldo saja, tapi ada banyak bintang lain yang juga berpendapatan melimpah. Tiga belas dari 20 pemain gaji termahal Seri A bermain buat Juve, termasuk mereka yang gagal dijual untuk melonggarkan anggaran, macam Paulo Dybala, Mario Mandzukic, dan Emre Can.

Di belakang Juve, ada FC Internazionale yang memiliki pengeluaran kurang dari separuh sang rival, yakni 139 juta euro. Dalam skuat asuhan Antonio Conte, Romelu Lukaku adalah pemain dengan bayaran termahal 7,5 juta euro (9 juta bila termasuk bonus). Kemudian disusul dua rekrutan anyar lainnya, Diego Godin dan Alexis Sanchez yang masing-masing menerima 5 juta euro permusim. Untungnya, I Nerazzurri juga berhasil melepas Mauro Icardi, Radja Nainggolan, dan Ivan Perisic untuk meringankan beban.

SSC Napoli akhirnya menembus total 100 juta euro untuk kali pertama dalam sejarah mereka, pasca bergabungnya Hirving Lozano dan Kostas Manolas. Sementara AS Roma juga mengalami kenaikan setelah kedatangan beberapa pemain baru, ditambah memperpanjang kontrak Edin Dzeko (5 juta euro, tertinggi di Olimpico). Sebaliknya, AC Milan justru turun ke angka 115 juta euro karena kesepakatan finansial dengan UEFA.


Baca Juga :
- Juve Mesti Melakukan Ini untuk Mengobati Alergi Bola Mati
- Sindrom Blackout Rugikan Lazio

Namun, secara keseluruhan, anggaran gaji klub-klub Seri A memang terus meningkat. SS Lazio kini berada di nominal 72 juta euro usai memastikan para pilar bertahan, sementara Torino FC (54 juta) sedang membangun tim kompetitif buat bertarung di Eropa. ACF Fiorentina terlihat ambisius di bawah kepemilikan Rocco Commisso, memberi bayaran 4 juta euro permusim kepada Franck Ribery.

Yang menarik adalah Atalanta BC, tetap menjaga pengeluaran secermat mungkin meski ada tuntutan bermain di Liga Champions. Inilah keistimewaan tim asuhan Gian Piero Gasperini: tidak membeli, tapi melahirkan pemain bintang. Tim-tim promosi juga tak kalah ambisius. Brescia Calcio, misalnya, berani mendatangkan Mario Balotelli (gaji 1,5 juta euro permusim) demi bertahan di Seri A.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA