#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Argentina Jungkalkan Prediksi Piala Dunia Basket
11 September 2019 13:15 WIB
DONGGUAN – Tidak banyak yang memasukkan nama Argentina sebagai favorit sebelum Piala Dunia FIBA 2019 bergulir. Bagaimana mungkin mereka dijagokan mampu menjadi salah satu calon penjegal Amerika Serikat (AS)? Materi pemain tim peraih emas Olimpiade XXVIII/2004 Athena tersebut tidak segemerlap tim-tim Eropa.

Sejak pensiunnya Manu Ginobili, skuat Argentina nihil pemain NBA. Paling hanya Luis Scola yang dapat mereka banggakan. Pebasket yang kini bermain di klub Cina, Shanghai Sharks, tersebut pernah 10 tahun berkarier di NBA.

Namun dengan materi seadanya, Argentina nyatanya masih menjadi klub yang pantas diperhitungkan. Di sepanjang kejuaraan, tim asuhan Sergio Hernandez itu belum sekalipun mengalami kekalahan. Akhirnya, Selasa (10/9), Argentina memastikan satu tempat di semifinal.


Baca Juga :
- De Rossi Berpeluang Debut dengan Boca Hari Ini
- Kemampuan Foyth Bermain Dua Posisi Untungkan Tottenham

Tim yang mereka tundukkan pada perempat final di Dongfeng Nissan Cultural and Sports Centre, Dongguan, Cina, juga bukan sembarangan. Serbia, yang banyak disebut sebagai calon kuat penakluk AS ternyata tak berkutik di hadapan Argentina dan kalah 87-97.

Sebelum bertanding dengan Serbia, Argentina sendiri diprediksi kalah. Maklum, dua bigman Serbia, Nikola Jokic dan Boban Marjanovic sangat kuat di bawah ring. Argentina tak memliliki bigman sekelas mereka.

“Kami percaya akan menang. Itu bukan hal mustahil. Kami punya tim hebat dengan energi luar biasa. Tim ini memperlihatkan, apa yang ingin kami capai sejak beberapa tahun lalu,” ujar forward Argentina, Patricio Garino.

Point guard Argentina Facundo Campazzo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi Serbia. Pebasket yang membela klub Spanyol, Real Madrid, itu membukukkan double-double dengan 18 poin dan 12 assists. Operan-operannya pun sanggup memanjakan rekan-rekannya.

Peran Campazzo di semifinal jelas sangat dinanti. Apalagi jika Argentina bertemu Amerika Serikat (AS). Ia diharapkan mampu bertarung dengan barisan guard AS yang terkenal sangat menakutkan.

Di perempat final, AS menghadapi lawan tangguh, Prancis. Pada pertandingan yang juga berlangsung di Dongguan, tim asuhan Gregg Popovich harus mewaspadai permainan inside Prancis. Sebab, tim yang identik dengan warna biru ini memiliki Rudy Gobert yang bermain di klub NBA, Utah Jazz.

Sejak awal turnamen, banyak pihak meragukan kekuatan AS di sisi dalam. Sebab, tiga orang besar yang mereka bawa: Brook Lopez, Myles Turner, dan Mason Plumlee bukanlah seorang bintang. Berbeda dengan Gobert yang berstatus salah satu bigman terbaik NBA.

“Kami senang bisa mengalahkan Brasil di pertandingan terakhir babak 16 besar. Dan sekarang, kami harus menatap Prancis. Mereka adalah tim yang hebat,” ujar Popovich.

Pada pertandingan lain, salah satu tim unggulan, Spanyol, melenggang mulus ke empat besar. Kemarin, Ricky Rubio dan kawan-kawan membekap Polandia, 90-78 di Shanghai Oriental Sports Center, Shanghai, Cina.


Baca Juga :
- Hasil Undian Grup Piala Dunia U-17 2019, Argentina dan Spanyol Satu Tempat
- Messi Mungkin Lupa, Dia Sukses karena Pemain Brasil

Rubio menjadi pahlawan kemenangan Spanyol. Pemain yang pada NBA 2019/20 membela Phoenix Suns tersebut menyumbangkan 19 poin dan sembilan assists. Selain itu, Willy Hernangomez Geuer juga tampil cemerlang lewat sumbangan 19 angka.

Di semifinal, Spanyol akan menghadapi pemenang antara Australia melawan Rep. Ceko. Australia jelas lebih diunggulkan, namun, jika melihat kiprah Rep. Ceko di sepanjang turnamen, mereka jelas tidak bisa dipandang sebelah mata.*KRISNA C. DHANESWARA DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA