#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Federer Diprediksi Bakal Tertantang Torehan Nadal
11 September 2019 07:35 WIB
NEW YORK - Persaingan di antara Roger Federer dan Rafael Nadal dipastikan masih bakal sengit. Keberhasilan Nadal meraih titel grand slam ke-19 dengan menjuarai Amerika Serikat (AS) Terbuka, pekan lalu, membuat Federer semakin termotivasi untuk tidak segera gantung raket. Dengan gelar di AS Terbuka lalu, Nadal kini hanya kalah satu titel dari Federer – pertama sejak 2004 – yang masih menjadi petenis dengan grand slam terbanyak sepanjang masa.  

Persaingan untuk menjadi petenis peraih grand slam terbanyak ini pula yang disebut-sebut akan memotivasi Federer untuk terus bersaing. Menurut mantan petenis nomor satu dunia, Mats Wilander, Federer yang kini ada di peringkat ketiga dunia tidak akan pensiun dalam waktu dekat.

Wilander pun menyebut Nadal memiliki ambisi besar menyamai atau bahkan melampaui pencapaian rival abadinya tersebut. Di sisi lain, menurut Wilander, Federer tak akan membiarkan situasi tersebut terjadi.


Baca Juga :
- Nadal Mengejar Legenda
- Taklukkan Medvedev, Nadal Mendekati Rekor Grand Slam Federer

“Persaingan dua atau tiga tahun ke depan akan sangat menyenangkan. Federer akan mencoba menghentikan Nadal meraih gelar grand slam. Tentu, itu akan mendorong Federer bermain setidaknya dua tahun lagi,” kata Wilander seperti dilansir Evening Standard, Selasa (10/9).

??Federer saat ini sudah 38 tahun. Meski begitu, petenis kelahiran 8 Agustus 1981 itu masih menunjukkan perfoma apik. Bahkan, tahun lalu Federer mencatatkan diri  sebagai petenis tertua yang pernah menempati peringkat pertama dunia. Ia pun terus berusaha untuk menorehkan pencapaian lainnya dalam olahraga ayun raket ini.

Sejak meraih titel Australia Terbuka 2018 lalu, Federer memang mengalami paceklik. Tetapi, ia membuktikan masih mampu bersaing. Dalam tiga grand slam terakhir yang diikuti, Federer selalu mencapai perempat final. Bahkan, pada Wimbledon, Juli lalu, ia menembus final sebelum akhirnya kalah dari Novak Djokovic dengan 6-7(7), 6-1, 6-7(7), 6-4, 12-13(7).

Setelah turun di AS Terbuka, pekan lalu, Federer mengungkapkan kebugaran adalah hal utama. Dalam dua tahun terakhir, suami Mirka Vavrinec itu mengaku tidak mengalami kendala. Ia pun berharap kondisi tersebut akan terus berlanjut.

“Saya melihatnya sebagai hak istimewa jika bisa terus bersaing dalam jangka waktu yang lebih lama. Saya belum pernah mengalami masalah besar sejak cedera punggung pada Piala Rogers 2017 lalu. Jika saya terus seperti ini, saya bisa bermain lebih bebas,” kata Federer.

Di tempat berbeda, pelatih Nadal, Carlos Moya, mengatakan anak didiknya memiliki peluang besar untuk melampaui pencapaian Federer. Terlebih usia Nadal lebih muda lima tahun daripada Federer. Moya menyebut Nadal tidak hanya berjuang untuk menjadi petenis terhebat di generasinya. Namun juga ingin menjadi yang terbaik sepanjang masa.

“Saya percaya, Rafa (Nadal) belum mencapai batas tertinggi. Masih banyak turnamen yang akan diikutinya. Kami akan terus berusaha membuatnya tetap bugar. Jadi, tidak ada keraguan bahwa Nadal bisa terus berprestasi,” kata Moya. 


Baca Juga :
- Nadal Favorit AS Terbuka, Selangkah Lagi ke Final
- Konta Minta Hentikan Bahasa Negatif

Persaingan Nadal dan Federer menjadi peraih titel grand slam terbanyak sepanjang masa memang tengah menjadi sorotan. Namun, jangan lupakan Novak Djokovic. Petenis asal Serbia itu berada di urutan ketiga dengan raihan 16 gelar grand slam. Pria yang akrab disapa Nole itu juga saat ini masih 32 tahun atau lebih muda daripada Nadal dan Federer.

Musim ini, petenis yang lahir 22 Mei 1987 itu juga tampil apik dengan meraih dua gelar grand slam, Australia Terbuka dan Wimbledon. Nole juga memiliki motivasi besar untuk terus mengejar pencapaian Federer dan Nadal. Bukan tidak mungkin, Nole justru yang bisa menorehkan banyak gelar dibanding dua rivalnya tersebut.*MUHAMMAD RAMDAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA