#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ini Bisa Jadi Musimnya Costa
12 September 2019 12:42 WIB
MADRID – Diego Costa merupakan salah satu pemain yang mendapatkan sorotan pada akhir musim lalu. Itu karena ulahnya yang melontarkan sumpah serapah kepada wasit ketika Atletico Madrid berhadapan dengan FC Barcelona di Camp Nou.

Setelah kejadian itu, Costa dijatuhi hukuman larangan tampil delapan laga yang menyebabkannya tak bisa turun di pertandingan-pertandingan awal musim ini. Kendati dicap sebagai pemain yang brutal, tetapi kepercayaan yang ditunjukkan pelatih Diego Simeone terhadapnya tak pernah pudar.

Costa merupakan pesepak bola yang kerap berulah. Tak jarang ia berselisih dengan pemain lawan hingga berujung dengan pengusiran. Legenda Atletico, Clemente Villaverde sempat menyoroti kelakuan Costa, yang dianggapnya merusak citra Los Rojiblancos. “Itu merupakan tindakan tak terpuji, kelakuannya mencoreng klub,” ujar Villaverde.


Baca Juga :
- ​​​​​​​Barca Superior, Valverde Lebih Baik dibanding Simeone dan Zidane
- Update Klasemen La Liga Spanyol Pekan 9, Minggu Dini Hari WIB

Kendati mendapatkan kecaman, sesungguhnya ada keyakinan besar dalam klub bahwa Costa sekarang ini lebih baik dari sebelumnya. Bukan hanya performa melainkan juga sikap. Mereka percaya 2019/20 bisa menjadi musimnya striker berpaspor Spanyol-Brasil itu.

Imej positif pertama diperlihatkan sang pemain ketika melawan SD Eibar (2/8) di pekan ketiga LaLiga. Costa tampil apik meski tidak mencetak gol. Dia menyumbang satu assist untuk Joao Felix dan mengancam pertahanan lawan. Penggemar Atletico pun berharap ia mampu mempertahankan penampilan seperti itu.

Atletico membutuhkan kematangannya sebagai predator area penalti. Meski Los Rojiblancos memiliki banyak opsi penyerang, mulai Alvaro Morata, Felix, Thomas Lemar, Vitolo Machin, hingga Angel Correa, tetapi Costa yang selalu identik dengan ketajaman. Kepergian Antoine Griezmann juga membuat perannya semakin penting di skuat Simeone.

Costa pun merasakan itu. Baginya, bermain untuk Atletico bukanlah sebuah pekerjaan melainkan klub ini telah menjadi bagian dirinya. “Saya merasa penting di sini. Saya berada di tim di mana sesuatu ditransmisikan, ini tim yang berbeda. Hanya sedikit di Eropa yang seperti ini. Atletico bukan hanya untuk Atletico, tetapi untuk orang-orang yang mendukung mereka, hobi mereka, serta hasrat dan perasaan yang mereka miliki,” ujar Costa.

Brasil dan Griezmann


Baca Juga :
- Duel di Metropolitano, Penyerang Jadi Sorotan
- Jadwal Pertandingan La Liga Spanyol Pekan 9, Sabtu-Senin 19-21 Oktober 2019

Akan tetapi, Costa juga sadar bahwa di usia yang sudah menginjak 30 tahun, ia tak akan bisa berlama-lama di Atletico. Dalam sesi wawancara bersama Que Patidazo, ia menyampaikan beberapa hal, termasuk masa depannya bersama Atletico. Dalam sesi tersebut ia mengutarakan bahwa mimpinya adalah bermain di Brasil sebelum pensiun, dan CR Flamengo merupakan tim yang ia inginkan.

Salah satu hal menarik dalam wawancara bersama Que Patidazo adalah topik tentang Griezmann. Dalam hal ini Costa membela keputusan mantan rekan setimnya tersebut yang memilih untuk bergabung dengan Barcelona. “Dia ke Barca karena ingin bermain dengan Lionel Messi. Saya juga akan meninggalkan Atletico suatu hari nanti, hengkang dari klub bukan berarti Anda tak bersyukur. Itu datang ketika Anda mencari tantangan baru,” tutur Costa.*GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA