#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pelatih Anyar Watford Termasuk Sosok Langka di Liga Primer
12 September 2019 13:36 WIB
QUIQUE Sanchez Flores memastikan diri bergabung dalam sekelompok juru taktik langka di Liga Primer. Pelatih anyar Watford FC tersebut kini tercatat sebagai orang keenam yang pernah mengelola satu klub dalam dua periode. Sebelumnya, ia pernah mengasuh The Hornets pada 2015-2016 lalu.

“Jangan pernah kembali,” itu pepatah yang sering didengar di kalangan pelatih-pelatih top Inggris. Semacam kutukan. Namun dengan berani, Sanchez Flores menerima tantangan untuk kali kedua di Vicarage Road, menggantikan Javi Gracia menangani The Hornets. Dan, dia bukan pelatih pertama yang melakukannya di Liga Primer.

Setelah tiga tahun berlalu, Sanchez Flores akan menjadi pelatih permanen keenam yang bertanggung jawab dalam dua periode berbeda atas tim Liga Primer yang sama, ketika mendampingi Troy Deeney dan kawan-kawan menjamu Arsenal FC pada pekan kelima Liga Primer 2019/20, Minggu (15/9) nanti.


Baca Juga :
- 15 Menit 4 Gol, Bernardo Silva Hattrick, Manchester City Cukur Watford
- Manchester City Ngamuk, Watford Dibobol 5 Gol dalam 18 Menit, Silva Cetak Gol Tercepat

Pada saat kick-off pertandingan tersebut, Sanchez Flores akan resmi mengikuti jejak Steve Coppell di Crystal Palace FC (1992-1993 dan 1995-1996), Howard Kendall di Everton FC (1992-1993 dan 1997-1998), Kevin Keegan di Newcastle United FC (1992-1997 dan 2008), Harry Redknapp di Portsmouth FC (2002-2004 dan 2005-2008).

Sebelum Sanchez Flores, Jose Mourinho menjadi pelatih kelima yang melakukannya bersama Chelsea FC (2004-2007 dan 20013-2015). Guus Hiddink memang memiliki dua momen berbeda di Stamford Bridge (2008 dan 2015-2016), tetapi keduanya sebagai caretaker (pelatih sementara).

Tiga tahun tahun yang lalu, Sanchez Flores memimpin Watford finis di urutan ke-13 klasemen akhir Liga Primer 2015/16, sambil mengantar Thr Hornets ke semifinal Piala FA. Kini, pria asal Spanyol berusia 54 tahun itu ingin memperbaiki prestasinya bersama pasukan Vicarage Road, tetapi sejarah menunjukkan hal itu tidak akan mudah dicapai.

Dari lima pelatih permanen yang kembali ke klub lamanya, hanya Redknapp yang punya rasio kemenangan lebih baik pada periode keduanya (39,3%)  dibandingkan yang pertama (31,4%) di Portsmouth. Statistik Liga Primer juga mencatat cuma Redknapp dan Hiddink yang melakoni lebih banyak laga pada kesempatan kedua mereka.

Namun hanya Mourinho yang mampu menorehkan persentase kemenangan di atas 50 persen dalam dua periode melatih klub yang sama. Pada kesempatan pertama melatih Chelsea, Special One mencatatkan 70,8 persen kemenangan. Lalu dalam periode kedua, ia membukukan 59,8 persen.

Tekad Sanchez Flores untuk segera menghasilkan efek instan mungkin sedikit sulit untuk dilakukan. Apalagi yang lawan yang dihadapi tidak mudah, yakni Arsenal. Dalam jumpa pers, sang pelatih melontarkan misi untuk mengamankan kemenangan pertama Watford musim ini dan mengangkat tim dari peringkat terbawah klasemen Liga Primer.


Baca Juga :
- Susunan Pemain Manchester City vs Watford
- Prediksi Manchester City Vs Watford, Siapa Saja Bisa Berbahaya

Masalahnya pelatih yang kembali untuk kedua kalinya meraih hasil yang beragam pada laga comeback-nya, dengan dua kemenangan, satu seri, dan dua kalah. Secara kebetulan, Coppell dan Kendall memulai masa keduanya dengan bertanding satu sama lain. Coppell membawa Palace menang 2-1 di Everton pada laga pembukaan 1997/98.*NURUL IKA HIDAYATI

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA