#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kehadiran Sancho Membuat Dimensi Serangan Inggris Semakin Luas
12 September 2019 15:05 WIB
SOUTHAMPTON - Jadon Sancho bintang kemenangan besar Inggris atas Kosovo pada laga Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020. Turun di Stadion St. Mary’s, Southampton, Selasa (10/9) malam, winger milik Borussia Dortmund itu mencetak dua gol plus satu assist untuk membantu Inggris menang atas tamunya, Kosovo, 5-3.   

Selain Sancho, performa Raheem Sterling yang mencetak satu gol plus dua assist dalam laga tersebut, juga disorot. Penyerang Manchester City itu kembali menunjukkan kehebatannya mengkreasi serangan. Hebatnya, Sancho mampu mewujudkan kreasi serangan mantan rekan satu klubnya itu lewat permainan impresif.

Teknik dan mentalitas Sancho tidak menunjukkan dirinya belum genap 20 tahun. Gaya bermain Sancho berdampak sangat merusak karena langsung menusuk jantung pertahanan lawan. Ujungnya, dua gol dibuat Sancho hanya dalam tempo dua menit sebelum turun minum yang membuat skor menjadi 5-1 untuk keunggulan Inggris.


Baca Juga :
- Klopp Cocok Latih Timnas Inggris
- Dua Wajah Barca: Superior di Kandang, Kesulitan di Tandang

Gol pertama Sancho ke gawang Kosovo pada menit ke-44 terjadi berkat assist dari Sterling. Dengan usia 19 tahun dan 169 hari, Sancho pun menjadi pemain termuda yang mampu mencetak brace – dua gol dalam satu pertandingan – sejak Wayne Rooney melakukannya saat melawan Kroasia pada 2004.     

“Tadi malam, sebelum laga melawan Kosovo, Sancho datang ke kamar saya dan mengatakan ingin saya membantunya mencetak gol,” ucap Sterling setelah laga lawan Kosovo.

Penonton pun memberikan aplaus saat Sancho digantikan Marcus Rashford. Tetapi, performa melawan Kosovo membuktikan Sancho sudah sangat siap bersaing dengan Rashford untuk mendapatkan tempat utama di putaran final Piala Eropa 2020.

Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate memposisikan Rashford, Sterling, dan Harry Kane di antara para penyerang hebat dunia setelah menjungkalkan Bulgaria, 4-0, Sabtu (7/9) pekan lalu. Dengan tujuh pertandingan tersisa untuk menentukan tim ke Piala Eropa 2020, Inggris memang terkesan belum teruji karena mereka menjadi negara terkuat di Grup A kualifikasi.

Yang pasti, dengan kualitasnya, Sancho akan membuat dimensi serangan Inggris semakin besar. Statistik sudah menjelaskan seperti apa kehebatan Sancho. Sejak awal musim lalu, tidak ada pemain di lima liga top Eropa yang mampu membuat assist sebanyak Sancho. Jika musim lalu ia membuat 17 assist di Bundesliga atau total 19 di semua kompetisi.

Musim ini, Sancho sudah membuat empat assist hanya dalam tiga pertandingan Bundesliga. Bila ditambah bersama timnas Inggris, di awal 2019/20 ini Sancho lima gol dan lima assist hanya dalam tujuh pertandingan. Ia terlibat langsung dalam proses terjadinya gol (lima gol dan lima assist) setiap 53,1 menit.       

“Sancho ada untuk menyegarkan tim. Kemampuannya menaklukkan lawan dari sektor sayap bisa menjadi varias serangan yang bagus. Teknik duel satu lawan satu serta pengambilan keputusannya sangat hebat. Jumlah gol dan assist di Dortmund saya rasa sudah menunjukkan betapa hebatnya Sancho,” ucap Southgate.*TRI CAHYO NUGROHO

 


Baca Juga :
- Pub Tempat Lahirnya Dortmund Jadi Restoran Cepat Saji
- Inilah Modal Sancho hadapi Leverkusen

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA