#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jeka Harus Waspadai Manahan
12 September 2019 13:20 WIB
JAKARTA - Juara kelas ringan Jeka Saragih akan turun mempertahankan gelarnya di partai utama Fight Night (FN 32) ajang One Pride Pro Never Quit. Bertarung di Tennis Indoor Senayan, 21 September mendatang, ia akan menghadapi petarung Filipina, Mhar John Manahan.

Pada duel sebelumnya, Jeka berhasil menang untuk mempertahankan sabuk juara nasional kelas ringan One Pride untuk kali keempat dengan cara mengesankan. Ia hanya membutuhkan waktu 81 detik untuk menang atas Hendrik Tarigan.

Menghadapi Manahan, petarung 22 tahun itu berharap bisa mengulangi performa tersebut. Manahan selama ini bertarung di bawah asuhan Rene Catalan, juara dunia wushu sanda alias kickboxing Cina dengan basis bela diri wushu.


Baca Juga :
- Lawan Robin Catalan, Stefer Rahardian Tidak Incar Balas Dendam
-

Manahan sudah melakoni banyak pertarungan di berbagai cabang olahraga bela diri seperti wushu, tinju, dan kickboxing. Dari keahlian bela dirinya itu, ia berhasil mendapatkan medali perak pada kejuaraan nasional kickboxing di Filipina.

Sejak melakoni debut MMA pada 2017, Manahan sudah melakukan empat pertarungan di ajang bela diri campuran itu dan ia belum pernah terkalahkan. Ia pun bertekad untuk mempertahankan tren positif tersebut saat menghadapi Jeka. Ini yang perlu diwaspadai oleh Jeka karena Manahan juga sedang dalam kondisi terbaiknya.

Sementara itu, pada pertarungan lain di kelas bantam, Achmad Eko Priandono akan mencoba mempertahankan gelarnya untuk pertama kali setelah memenangkan sabuk juara kelas bantam pada Februari lalu. Pada FN 32, Eko bakal menghadapi Yusuf Susilo dan akan mencoba menerapkan strategi yang sama seperti pertarungan sebelumnya.

Eko sendiri menjadi salah satu petarung terbaik di One Pride karena memiliki kecepatan pukulan. Pada pertarungan sebelumnya, ia juga menang knock-out (KO) atas Saepul Anwar, Bardul dan M. Ezra Pratama. Kemampuannya yang jarang dimiliki petarung lain membuatnya mendapat julukan Electrical Knock-Out (E.K.O).

Meskipun begitu, lawan Eko berikutnya, Yusuf Susilo, tidak bisa dianggap remeh. Yusuf juga memiliki strategi yang bagus saat bertarung. Pada pertarungan sebelumnya, ia berhasil mengejutkan penonton dengan menumbangkan petarung Camp Rambo Muay Thai 4294, Muammar Kadafi, yang sedang dalam performa terbaik.

Yusuf, petarung Sasana Schreuder yang kental dengan bela diri karate, juga dikenal dengan serangannya yang cepat dan digabungkan dengan pukulan balik yang akurat. Pastinya kemampuannya akan diuji dalam pertarungan perebutan gelar kelas bantam kali ini melawan Eko pada 21 September mendatang.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA