#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dovizioso Beruntung Bisa Turun di GP San Marino
12 September 2019 13:34 WIB
MISANO - Andrea Dovizioso mengaku beruntung bisa turun di GP San Marino, putaran ke-13 Kejuaraan Dunia MotoGP, Minggu (15/9) nanti. Seperti diberitakan sebelumnya, pembalap Tim Mission Winnow Ducati tersebut mengalami kecelakaan hebat pada lomba sebelumnya, GP Inggris, 25 Agustus lalu.

Ia sempat dinyatakan gegar otak dan kehilangan memori jangka pendek setelah terjatuh dengan keras saat terlibat kecelakaan hebat dengan Fabio Quartararo, pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT. Namun, pemeriksaan lebih lanjut menyatakan bahwa kondisinya baik-baik saja dan tidak memerlukan perawatan intensif.

“Setelah insiden di Inggris, saya cukup beruntung bisa berpartisipasi di GP San Marino tanpa satu pun masalah dengan kondisi fisik. Mengingat insiden yang saya alami di Silverstone benar-benar mengerikan dan konsekuensinya bisa jadi lebih buruk. Saat tes, kondisi saya belum 100 persen pulih, tapi sekarang ada di kondisi terbaik," kata Dovizioso.


Baca Juga :
- Tarik Ulur Kalender Balap MotoGP
- MotoGP Italia 2019 Bukan Zona Nyaman Marc Marquez

Setelah dinyatakan sehat, Ducati memasukkan nama Dovi dalam daftar uji coba selama dua hari di Sirkuit Misano, tuan rumah GP San Marino. Hasil tes pada akhir bulan lalu itu pun cukup memuaskan. Dovi memang terlihat dalam kondisi baik. Dari 41 lap yang ia libas, waktu lap tercepatnya 1 menit 33,988 detik dan berjarak 2,349 detik dari Fabio Quartararo di urutan pertama.

Setelah melakoni tes, Dovizioso terus melakukan pelatihan dengan fisioterapi untuk memaksimalkan kondisi fisiknya dalam persiapan menghadapi perlombaan kandangnya. "Saya merasa fokus dan benar-benar tidak sabar untuk berlomba di Misano. Ini spesial bagi saya, karena dekat dengan kampung halaman,” ucap Dovizioso.

Tahun lalu, pembalap 33 tahun itu berhasil mencatatkan kenangan manis dengan meraih kemenangan di Sirkuit Misano. Itu juga menjadi kemenangan pertama bagi Ducati di GP San Marino sejak terakhir dipersembahkan oleh Casey Stoner pada 2007.

Berdasarkan hasil tes, Dovi yakin dapat mengulang hal tersebut pada akhir pekan ini.Tetapi, ia juga menegaskan bakal mewaspadai rival-rival terkuatnya dan akan berusaha untuk meraih pole position.

“Tujuan utama kami mengulang hasil pada dua tahun terakhir, selalu naik ke podium. Termasuk meraih kemenangan dan dapat tampil kompetitif di sepanjang akhir pekan,” tuturnya.

Dovizioso berharap timnya sudah meningkatkan performa Ducati Desmosedici GP19 agar semakin kompetitif di setiap trek. “Saya belum sepenuhnya puas dengan kecepatan kami. Namun, tes terakhir cukup penting. Sekarang kami akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi perlombaan di Misano,” ucapnya.

Menghadapi putaran GP San Marino, Ducati bakal bekerja keras untuk meraih kemenangan pada lomba di rumah sendiri. Prinsipal Tim Ducati Luigi Dall'Igna menegaskan timnya akan berusaha tampil kuat hingga perlombaan terakhir. Menurutnya, itu satu-satunya cara agar Ducati dapat kembali merasakan gelar juara dunia.


Baca Juga :
- Inilah Penyebab Marquez Susah Dikejar
- Oliveira Bikin Tech3 Pusing

"Di tim, orang-orang ingin kami kembali menjadi juara dunia, tetapi hingga saat ini kami masih belum berhasil. Ada banyak hal yang harus diselesaikan, tapi kami juga harus sadar telah melakukan pekerjaan besar selama bertahun-tahun,” ujar Dall'Igna.

Musim ini, peluang Dovizioso untuk meraih gelar sangat kecil. Dengan tujuh lomba tersisa, Dovi yang berada di peringkat kedua tertinggal hingga 78 poin dari Marc Marquez, pemimpin klasemen dari Tim Repsol Honda. “Untuk 2020, kami punya ide. Saya tidak tahu apakah kami bisa menerapkannya di akhir musim ini. Sesuatu ada dalam rencana kami dan berharap itu adalah langkah yang kami butuhkan,” ucap Dall'Igna.***MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA