#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Elektrik PLN Mundur, Sektor Putri Proliga Tetap Diikuti Lima Klub
12 September 2019 13:40 WIB
JAKARTA - Proliga bakal ditinggalkan tim penguasa sektor putri setelah Jakarta Elektrik PLN mengumumkan tidak akan turun pada 2020. Kendati Elektrik mundur, Direktur Proliga Hanny Surkatty mengatakan peserta putri tetap lima klub.

Rencananya, Gresik Petrokimia yang absen tahun lalu siap kembali. Jika Petro batal, ada satu klub lain yang siap masuk, yaitu Jakarta Garuda. Di Proliga 2019 lalu, Garuda hanya berpartisipasi di sektor putra.

“Peserta putra ada enam sedangkan putri lima. Jadi, Elektrik tidak main namun Jakarta Garuda atau Petrokimia siap masuk,” tutur Hanny seusai pertemuan dengan klub-klub peserta Proliga di Sekretariat Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI), Jakarta, Rabu (11/9) kemarin.


Baca Juga :
- Proliga 2018 Seri 2, Palembang BSB Keok di Kandang
- Proliga 2018 Seri 2, JPE Lumat JBT 3-0

Tim putri Elektrik PLN tidak akan turun setelah kontrak keikutsertaan mereka berakhir seusai Proliga 2019 lalu, tidak diperpanjang. Hanny memang menyayangkan tidak turunnya Elektrik. Maklum, mereka adalah klub dengan gelar terbanyak Proliga di sektor putri, enam (2004, 2009, 2011, 2015, 2016, 2017).

Elektrik juga menjadi klub pertama Proliga (baik putra maupun putri) yang mampu juara tiga kali berturut-turut. Dibela sederet pemain nasional seperti Aprilia Santini Manganang, Yolla Yuliana, Berlian Marsheilla, dan lain-lain, tim putri Elektrik juga pernah sekali menyandingkan gelar Proliga dengan tim putra mereka, yakni pada 2015.

“Elektrik juga ikut membina pemain. Jadi kami cukup menyayangkan mundurnya mereka dari Proliga,” kata Hanny.

Di bagian putra, Proliga juga kehilangan satu tim. Sidoardjo Aneka Gas Industri memastikan tidak melanjutkan petualangan di liga voli tertinggi Tanah Air itu. Untuk menggantikan Aneka Gas, manajemen Proliga sudah mendapatkan klub baru, yakni Lamongan Sadang MHS.

Awalnya, Sadang MHS hanyalah klub kontestan turnamen-turnamen antardesa di Kabupaten Lamongan. Namun berkat dukungan finansial dari pengusaha setempat, Sadang MHS memberanikan diri ikut Proliga 2020. Tidak tanggung-tanggung, Sadang MHS merekrut salah satu pelatih tersukses di Indonesia, Puthut Marhaento. Pria asal Yogyakarta itu pernah melatih tim nasional Indonesia. Pada 2017, ia juga membawa Jakarta Pertamina Energi menjuarai Proliga.

“Ini berangkat keinginan dari teman-teman di Lamongan yang ingin melihat adanya juara Proliga dari desa. Sebagai tim baru kami masih banyak belajar. Namun untuk musim ini, kami siap mengincar juara. Oleh karena itulah kami merekrut Pak Puthut, pelatih yang sangat berpengalaman,” kata Yahya Nur Kholis, Asisten Manajer Lamongan Sadang MHS.

Terkait pembukaan Proliga 2020, Hanny menyatakan kompetisi ini dibuka pada 24 Januari tahun depan. Juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator ditunjuk sebagai tuan rumah seri pertama. Namun terkait susunan kota penyelenggara, Hanny mengatakan pihaknya belum bisa membeberkan. Sebab, itu pilihan dari klub-klub yang ditunjuk sebagai tuan rumah seri.

Hanny menambahkan, rencananya, Medan akan ditunjuk sebagai salah satu penyelenggara seri. “Gelaran Proliga harus disebar. Jangan terlalu fokus di Jawa saja. Kalau Medan jadi menyelenggarakan, berarti ada tiga kota di Sumatra yang dikunjungi Proliga. Selain Medan kan ada Palembang dan Pekanbaru,” katanya.*KRISNA C. DHANESWARA


Baca Juga :
- Proliga 2018, Palembang BSB Target Tembus Final Four
- Proliga 2018 Terapkan Aturan Baru

Jadwal Penyisihan Proliga 2020
Putaran Pertama

Seri I: 24-26 Januari 2020
Seri II: 31 Januari-2 Februari 2020
Seri III: 7-9 Februari
Putaran Kedua
Seri IV: 28 Februari-1 Maret 2020
Seri V: 6-8 Maret 2020
Seri VI: 13-15 Maret 2020

Klub-klub Peserta Proliga 2020
Putra (6)
- Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta Garuda, Lamongan Sadang MHS
Putri (5) - Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46, Bandung Bank BJB Pakuan, Gresik Petrokimia/Jakarta Garuda

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA