#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Stepinski Iri kepada Piatek
14 September 2019 14:44 WIB
MILAN – Ada unsur Polandia di lini serangan AC Milan dan Hellas Verona, yang akan bertempur di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Minggu (15/9) atau Senin dini hari WIB. Persaingan ‘dalam negeri’ antara Krzysztof Piatek dan Mariusz Stepinski sangat menarik untuk disimak.

Stepinski sempat digadang-gadang jadi striker hebat setelah berdebut dengan tim nasional senior, di usia 17 tahun, 8 bulan dan 21 hari. Sementara Piatek harus jatuh bangun enam tahun lebih lama sebelum masuk pertimbangan pelatih Jerzy Brzeczek. Tapi roda berputar.

Kini attaccante Verona itu hanya bisa menatap iri kepada Kris-panggilan Piatek- yang dipercaya memakai kostum timnas. Sebab selama dua musim, dia bergerilya di tim kecil Italia, dari AC ChievoVerona ke Hellas Verona. Sebaliknya kompatriotnya melesat bersama Genoa CFC dan direkrut Milan.


Baca Juga :
- Gelandang Raksasa Ini Dibidik Napoli
- Selama di Bergamo, Gasperini Sering Beruntung lawan Juve

Sekarang Piatek berada dalam periode kegelapan. Lima bulan berlalu, sejak dia mencetak gol tandang terakhirnya di Allianz Stadium. Sempat dibangkucadangkan dalam laga lawan Brescia Calcio, kini dia siap mengambil alih posisi striker sentral.

Pelatih Marco Giampaolo ingin melihat ledakan performa pemain nomor sembilan itu sehingga mempelajari skema 4-3-3 baru. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah bola yang bisa didapatkan Piatek. Attaccante itu mesti lebih sering dilibatkan dalam manuver.

Suso dan Samu Castillejo (sambil menunggu Ante Rebic) akan menjadi dua penyerang sayap yang memiliki tugas membantu Piatek. Mungkin pekan ini momentum kebangkitan akan tiba. Di Bentegodi, pemain tersubur ketiga Seri A 2018/19 itu, telah mencetak gol keenam dalam enam pertandingan pertamanya sebagai starter.

Di sisi lain, Stepinski sangat menginginkan Hellas dan ini tidak disukai Chievo yang menerima keputusan pemain untuk pergi tiga hari sebelum mercato berakhir. Gol terakhirnya dihujamkan ke gawang Empoli FC pada Februari silam. Kini pemain 24 tahun tersebut ingin membuka lembaran baru.

Stepinski pernah mengoyak jala I Rossoneri pada Maret 2018. Penyerang tersebut berusaha memanaskan persaingan dengan sesumbarnya. “Piatek seorang striker yang mirip dengan saya, mencari bola liar di kotak penalti sebelum mengolah jadi gol. Tahun lalu, merupakan tahun penting baginya, sekarang sepertinya akan jadi tahun saya,” katanya. “Untuk itu, saya harus berlatih keras. Kalau pelatih memberi kepercayaan, maka saya akan bermain lawan Milan, Minggu nanti.”

Dalam formasi tridente, selain Stepinski juga ada Mattia Zacagni dan Genaro Tutino sebagai penyokong manuver. Verona boleh memupuk perasaan optimistis karena peringkat mereka lebih tinggi ketimbang Milan. Skuat asuhan Ivan Juric itu berhasil mengumpulkan empat poin dari hasil seri atas Bologna FC dan kemenangan dari US Lecce. Sekarang misi mereka tidak kalah dalam tiga partai awal, seperti musim 2014/15.* Dari berbagai sumber

 

Verona (3-4-2-1):

1 Silvestri; 14 Rahmani, 24 Kumbulla, 15 Bocchetti; 5 Faraoni, 34 Amrabat, 4 Veloso, 88 Lazovic; 20 Zaccagni, 66 Tutino; 9 Stepinski

Pelatih : Ivan Juric

Cadangan : 22 Berardi, 21 Gunter, 27 Dawidowicz, 8 Henderson, 14 Verre, 10 Di Carmine, 11 Pazzini

 

AC Milan (4-3-3):

99 Donnarumma; 2 Calabria, 22 Musacchio, 13 Romagnoli, 68 Rodriguez; 79 Kessie, 4 Bennacer, 10 Calhanoglu; 8 Suso, 9 Piatek, 7 Castillejo


Baca Juga :
- Staf Conte Bongkar Rahasia Dapur Inter
- Ini Saran Prandelli untuk Ibrahimovic

Pelatih : Marco Giampaolo

Cadangan : 25 Reina, 43 Duarte, 19 Theo Hernandez, 20 Biglia, 39 Paquetà, 17 Leao, 18 Rebic

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA