#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
153 Peslalom Hibur Komunitas dan Warga Cianjur
MLDSPOT Seri IV Gymkhana Auto 2019 Menggebrak Kota Cianjur
16 September 2019 06:12 WIB
CIANJUR - Sabtu malam (14/9) di Cianjur begitu semaraknya.  Kawasan  Terminal  Pasir Hayam yang disulap menjadi sirkuit permanen  kian   bergairah   dengan dihelatnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) MLDSPOT Auto Gymkhana yang memasuki Seri ke-IV.

Tentu saja,  selain  para peslalom yang menjadi pelaku kemeriahan dengan   memacu kendaraan modifikasiannya,  masyarakat Cianjur pun terkesan  dengan suguhan  hiburan lainnya persembahan MLDSPOT.

Kejurnas MLDSPOT  Gymkhana  Auto Seri IV di Cianjur diikuti 153 peslalom se-Indonesia serta melombakan 13 kelas itu,  tidak ada pendomianasian kelas oleh satu peslalom saja. Tetsoi persaingan  di masing-masing kelas terbilang  kompetitif.


Baca Juga :
- Diego Carlos, “Hulk Sevilla”
- Liga TopSkor U-16, Akhdan "Roberto" Khayri, Bawa Metro Kukusan Promosi ke Liga TopSkor U-16 2019

Persaingan  Seri IV  diawali oleh perhelatan di kelas F atau kategori modifikasi. Juara  di kelas ini diraih,   Anjasara Wahyu dari Toyota Team Indonesia TRD (TTI TRD).

Sementara,  Adrianza Yunial (TTI TRD) harus puas menempati ranking kedua disusul, Addyek RG (Fastron Slalom Team) di urutan ketiga.

Pada Kelas A (Standar) juara pertama direbut,  Mario Claudio (RST). Sedangkan di peringkat kedua ditempati, Herdiko Setyaputra (TTI TRD) dan  Auddy RG (Barito Putera Racing Team) menempati ranking ketiga.

Pada,  Kelas B (Gerak Roda Belakang) menempatkan,  Ricky Herdiana (HTJRT) sebagai juara.  Lalu,  juara kedua direbut, Hernanda (individu) dan Adrian Septianto (HTJRT) peringkat ketiga.

Sementara pada kategori Wanita juara pertama direbut, Katherine (individu). Disusul, AS Dewi (HTJRT) peringkat kedua dan Febriana ZTR (Fastron Slalom Team) di urutan ketiganya.

Lantas di kelas bergengsi yakni, Kategori Seeded, Anandyo Dwiki, berhasil menyalip di urutan pertama.  Sedangkan,  Tori Utama di peringkat kedua  dan Kahfi Aditya sebagai juara ketiga.

Untuk Kategori Pemula,  juara pertama dikuasai, Hendry Bobo. M Wasrik sendiri sebagai pesaingnya harus puas menempati peringkat kedua termasuk Abghi Renan di yang hanya menempati ranking ketiga.

Kejuenas MLDSPOT Gymkhana Auto 2019 ditutup oleh perhelayan di Kategori Salon.  Pada kategori ini jualan pertama diraih, Gugi Guntara. Diikuti, Deri Rozak di peringkat Kedua dan peringkat diraih, A Marwah.

"Penyelenggaraan di Kota Cianjur  di seperti  kita ketahui adalah untuk seri IV,  penyelenggaraan tahun ini hadir  beberapa komunikasi  yang sangat mendukung kegiatan ini, disamping kejurnas kita juga mengadakan  lomba modifikasi yang dilaksanakan  komunitas  di Cianjur  dan itu sangat banyak," jelas  Andri Perwakilan MLDSPOT.

Andri menambahkan,  bahwa titik penyelenggaraan berikutnya tetap mengakomodir komunitas.

"Jadi harapannya tetap bahwa kita akan mengakomodir atau mewadahi komunitas apalagi semua  komunitas sangat mendukung berjalannya slalom terutama di  Cianjur ini, " ujarnya.

Menurutnya,  Seri V akan berlanjut ke Kota Semarang,  lalu Bekasi.  Kejurnas MLDSPOT  Gymkhana Auto akan berakhir di  Jawa Barat yakni di Tasikmalaya.

Menurut Andri, khusus untuk lomba modifikasi diserahkan langsung kepada masing-masing komunitas bagaimana cara memodifikasi serta idenya.

"Untuk yang satu ini  mungkin di kota lain ada yang lebih,  bisa saja ada lomba audio atau yang lainnya,  dan semua ini muncul dari komunitas  otomatis  dari kota masing-masing," papar Andri.

Andri mengaku, respek dengan antusias warga Cianjur terhadap Kejurnas MLDSPOT Gymkhana Auro Seri IV.

"Kalau boleh mengevaluasi,  Seri IV  di Cianjur alhamdulillah sangat antusias  dimana semua warga  sangat mendukung.  Untuk  komunitas yang   hadir di Cianjur  itu tidak  hanya para peslalom  tetapi  penghobi pun  ikut hadir. Dan,  secara potensi, yang ada sekarang  tidak mengurangi atau  berpengaruh para racer berlomba,  justru mereka memperlihatkan skill mereka di sirkuit yang sudah kita rancang," paparnya.

Disisi lain, Abednego Antoro  mewakili,  Genta,  mengatakan,  untuk Gymkhana 2019 lebih menarik dari tahun  sebelumnya.

"Respon peserta tiap tahun makin ramai, penonton juga makin semarak dan  di tahun  ini kita mengadakan perubahan sirkuit  tidak harus kotak atau pajang. Kita juga  bisa menampilkan sirkuit leter Y atau L," ucapnya.

Sedangkan untuk jumlah peserta katanya,  terbentur event lain yang sama sehingga di Cianjur cukup menurun.

"Untuk tahun  ini di Cianjur hanya 153 sedangkan tahun lalu mencapai  l220  starter. Kendala, kurang tahu mungkin ada tim yang vakum atau persiapan balap lain, " katanya.

Kelas yang dilombakan  masih sama yakni 13 kelas. Dari 13 kelas tersebut,  persaingan yang menonjol terjadi di Kelas A  karena yang juara akan diberangkatkan secara  otomatis ke Asia  Auto Gymkhana. Seperti di kelas wanita pekan ini ada satu yang akan  berangkat ke Thailand," ujarnya.

Sementara di kelas  Putra ujarnya lagi,  ada pada kelas  A yakni,  Adrian Septianto, Adiek Anjasara.

"Untuk  tahun  2019 ini saya ikut full series dari Bandung sampai Cianjur. Lalu di Tulung Agung juga  Tegal  saya ikut. Di Bandung sempat menempati  peringkat pertama,  di Tulungagung dan Tegal peringkat kedua juga sama di Cianjur  peringkat pertama, " tutur Katherin Ayuning Setiawan,  peslalom wanita.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-16, Kemenangan EDF La Liga atas Putera Selatan Sudah Diprediksi
- Perjuangan Mei Yamaguchi Meraih Kesetaraan di Dunia Seni Bela Diri

Ia menilai,  track di   Seri IV  sedikit licin dan  harus  pintar mengatur serta hamm mengantisipasi. 

" Dari Seri IV, seri Tegal  karena   ada handap  street yang sangat panjang jadi sedikit rawan untuk  lakukan  full power," peslalom berusia 30 tahun itu menambahkan. *

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA