#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pub Tempat Lahirnya Dortmund Jadi Restoran Cepat Saji
17 September 2019 13:01 WIB
SIAPA tidak kenal Borussia Dortmund, klub sarat sejarah asal Jerman, yang terus bisa menunjukkan kebesarannya di kancah Eropa. Namun, sedikit yang tahu perihal awal berdirinya klub dengan warna kebesaran kuning tersebut. Siapa sangka bahwa sebuah pub berada dalam sejarah besar klub sebab jadi asal mula dari berdirinya Die Borussen.

Di tengah kumuh dan krisis yang dialami Westfalenhuette, pinggir timur laut kota Dortmund, terdapat sebuah tempat kecil yang pintunya condong ke depan. Der Wildschutz namanya, yang merupakan tempat hiburan khusus untuk mendengar musik sembari minum-minum yang dibuka pada waktu malah hingga larut (pengertian pub).

Di sanalah, sebuah plakat sederhana ditempel di dinding, yang kemudian jadi situs bersejarah bagi Dortmund. Di pub itu, 19 Desember 1909, sekelompok pemuda berisikan 40 orang mengambil langkah pertama, yang tidak lain merupakan penggagas berdirinya klub yang hingga kini sudah memenangkan berbagai gelar bergengsi.


Baca Juga :
- Winger Argentina Ini Jadi Salah Satu Pengganti MCN
- Low Block Jadi Penyebab Liverpool Gagal Menang di Old Trafford

Die Borussen memang lahir dari sekelompok pemuda yang tak senang dengan mantan klubnya, Trinity Youth, sebab dikelola seorang pendeta lokal yang otoriter. Mereka yang punya kecintaan bermain sepak bola akhirnya mengolah si kulit bundar di Hoeschpark, taman besar yang berada kisaran 200 meter dari Der Wildschutz.

Pub itupun akhirnya tak cuma dijadikan tempat berkumpul untuk minum sambil berbagi cerita, tapi juga menjadi tempat mereka berganti pakaian, hingga menjadikan gudang penyimpanan birnya (di bawah tanah) sebagai area bermain bola. Masa-masa indah terus terukir di sana, seiring tumbuhnya Dortmund dalam persepakbolaan Jerman.

Lingkungan Westfalenhuette pun kemudian berkembang menjadi tempat yang diisi banyak pabrik hingga memberi kehidupn 25 ribu orang. Namun kejayaan itu hanya bertahan empat dekade hingga semuanya dipindahkan. Area itupun jadi contoh nyata dari kehancuran, sebab banyak kebangkrutan terjadi dan kriminalitas pun meningkat.

Pada 2003 akhirnya episode baru dimulai. Der Wildschutz kini berubah menjadi Pommes Rot Weiss yang lebih modern. Pub kumuh di masa lalu sekarang disihir jadi restoran cepat saji yang menghidangkan kentang goreng dan burger. Simbol Dortmund pun terus dipertahkan seperti bendera (disandingkan bendera Jerman) hingga logo di mug.


Baca Juga :
- ​​​​​​​Barca Superior, Valverde Lebih Baik dibanding Simeone dan Zidane
- Liverpool Spesialis Pemecat Pelatih Lawan

Kendati begitu, dengan desain yang sudah sangat jauh berbeda, pengunjung di masa lalu hampir tidak bisa merasakan kejayaan dahulu kala. Hanya sisa-sisa sejarah klub yang tersisa. Seperti pajangan kecil yang disesaki barang berharga bagi fan. Di satu bagian dinding juga ada kliping koran kunjungan Juergen Klopp dan Thomas Tuchel.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA