#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Terpuruk di Zona Degradasi, Pemain Persela Mengaku Tidak dalam Kondisi Tertekan
17 September 2019 16:19 WIB
LAMONGAN - Kekalahan dari Persipura Jayapura Minggu (15/9) lalu melempar Persela Lamongan ke jurang degradasi. Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu sekarang bercokol pada peringkat ke-16 Liga 1 2019 dengan mengoleksi 16 poin.

Jika terus tampil tidak konsisten, bukan mustahil Persela bakal sulit mentas dari zona neraka tersebut. Sebab, sejauh ini tim kebanggaan LA Mania tersebut baru membukukan tiga kemenangan dari 18 pertandingan.

Prestasi Persela musim ini jauh lebih buruk dibandingkan dengan musim 2018 sebelumnya. Ketika masih ditangani pelatih Aji Santoso, tim dari Jawa Timur ini memang sering berada di papan bawah, namun tidak sampai masuk ke zona degradasi.


Baca Juga :
- Preview PSM vs Arema, Saatnya Revans bagi Juku Eja
- Soal Venue Persib vs Persija, Begini Perkembangannya

Meski demikian, kapten Persela Eky Taufiq menyatakan antara musim ini dan musim sebelumnya tidak bisa disamakan karena segalanya sudah berbeda. Baik keberadaan sosok pelatih maupun pemain.

Meski demikian, Eky mengakui performa Persela musim ini lebih buruk dibanding musim sebelumnya. "Tapi kami tidak akan menyerah. Saya dan pemain lainnya harus tetap berkerja keras. Masih banyak pertandingan ke depan," Eky menegaskan, Senin (16/9).

Eky menjelaskan meski Persela saat ini berada di zona degradasi pemain tidak tertekan. Justru itu menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk segera bangkit. "Kami akan bertanggung jawab sebagai pemain di lapangan," ujarnya.

Dengan penuh keyakinan Eky bahkan menjamin timnya akan cepat keluar dari masa sulit. Sehingga Persela masih tetap eksis pada kompetisi Liga 1 2020 mendatang. "Insya Allah bisa. Jangan sampai putus asa," ujar pria asal Sragen, Jawa Tengah, ini.

Sebagai penyandang ban kapten Eky meminta teman-temannya untuk melupakan hasil buruk pada tiga pertandingan terakhir. Selalu gagal menang dan hanya meraih satu poin "Kami harus membenahi tim ini ke depan hingga lebih bagus lagi. Kami harus menatap ke depan, lawan Arema FC harus lebih fokus lagi," ia menegaskan.

Sementara itu pelatih Nilmaizar menambahkan dengan kondisi terpuruk saat ini ia akan coba merangkul semua pemain kembali. "Menggunakan kompetensi pemain yang ada, memaksimalkan pemain yang ada. Sehingga Persela bangkit dari kondisi yang tidak kami inginkan ini,” Nil, sapaannya, mengungkapkan.


Baca Juga :
- Hadapi Persib, Osvaldo Haay Diragukan, Namun Persebaya sudah Bisa Diperkuat Diogo Campos
- PT PBB Terus Upayakan Laga Persib vs Persija Digelar di Bandung

“Semoga lawan Arema semua bisa lebih senang, karena itu kami harus memperbaiki performa," Nil mengharapkan.

Dari 18 kali bertanding musim ini, Persela memang lebih banyak menelan kekalahan. Tim yang bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan ini kalah sebanyak delapan kali dan seri tujuh kali.*

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA