#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Ketika Boban Sentil Giampaolo
18 September 2019 11:40 WIB
MILAN – Derby della Madonnina akan tersaji di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (21/9) atau Minggu dini hari WIB. Pelatih AC Milan Marco Giampaolo menegaskan kalau itu hanya sebuah duel sekota biasa, bukannya peperangan.

Kendati demikian, bukan berarti persiapan tim juga biasa saja. Sebab ada gengsi yang dipertaruhkan di laga lawan FC Internazionale itu. Di samping itu, kiprah Giampaolo juga ada di bawah sorotan para petinggi klub.

Kemenangan tipis 1-0 atas Hellas Verona tidak lantas membuat mereka puas. Chief Football Officer Zvonimir Boban menyentil, “Kami memang telah mendapatkan poin tapi kami harap permainan Milan lebih berkembang dari sekarang. Apakah akan terlihat kehadiran para pemain baru di dalam derbi? Tanyakan saja kepada pelatih.”


Baca Juga :
- Stefano Pioli Potensi Melejitkan Rafael Leao
- Kemampuan Skriniar Mulai Diragukan

Terlihat jelas kalau Boban berharap lebih dari apa yang telah diberikan pelatih selama beberapa pekan awal musim ini. Apalagi dari sudut pandang kualitas, musuh bebuyutannya sudah melompat beberapa level lebih tinggi.

“Inter lebih maju dari Milan, sudah tidak diragukan lagi. Mereka mengaplikasikan formasi 3-5-2, memiliki lebih banyak peluang membetulkan beberapa situasi,” kata eks gelandang itu di sebuah bincang-bincang di Galleria. “Kami memiliki banyak pemain muda dan ini juga menjadi karakteristik yang perlu dipertimbangkan. Kami butuh waktu untuk membentuk tim ini tapi para pemain hebat bisa langsung saling mengerti satu sama lain. Banyak orang berpikir semuanya timbul dari ide pelatih, tapi pada kenyataannya tidak seperti itu.”

Mantan koleganya Alessandro Costaturta, yang juga hadir di acara tersebut, lantas menghibur untuk menurunkan tensi. “Saya sudah kalah dalam banyak derbi. Inter memang berada dalam kondisi lebih baik tapi semua bisa terjadi,” dia menandaskan.

Ketika diminta memprediksi kans tim untuk menang, pria tersebut memberikan angka 50-50. Menurutnya para pemain hebat kadang menjadi gugup sehingga tampil jelek dalam duel yang sangat penting.

Hasrat Rebic

Ante Rebic akhirnya memamerkan kostum I Rossoneri di lapangan. Kehadiran winger baru itu di babak kedua dalam laga versus Verona sungguh mengejutkan. Sebab pelatih pernah mengemukakan, para pemain anyar mesti bersabar menunggu giliran debut karena dia ingin menemukan sistem lebih dulu.

Lagipula tak ada kebutuhan mendesak di posisi yang diisi Rebic. Di sayap, sudah ada Hakan Calhanoglu, Samu Castillejo dan Fabio Borini. Pengalaman tampil selama 45 menit, menumbuhkan hasrat untuk membela Milan dalam derbi.

Mungkin saja keinginan itu akan diwujudkan oleh Giampaolo. Akselerasinya membuat Verona kalang kabut. Tapi dia juga beberapa kali kehilangan bola dan salah langkah di hadapan Marco Silvestri yang mengakibatkan raibnya peluang gol.


Baca Juga :
- Sensi Bisa Comeback lawan Dortmund
- Prioritas Stefano Pioli di AC Milan

Jangan remehkan karakteristik Rebic yang menjelaskan dirinya lebih nyaman di sayap kiri tapi juga mampu main sebagai penyerang lubang. Jadi dengan menerapkan formasi 4-3-3, pemain milik Eintracht Frankfurt itu bisa dipastikan hadir di lapangan sementara sebagai trequartista, di belakang Krzysztof Piatek. Persaingan dengan Suso dan Rafael Leao mesti dijalani.

Setelah pertandingan, Giampaolo mengingatkan, “Rebic memiliki permainan bagus dan dia telah bermain bagus. Dia main di Bundesliga dan di tim nasional Kroasia, jadi dia memiliki kondisi yang bagus. Tapi dia juga harus menyesuaikan diri dengan tim.”*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA