#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Navas yang Tak Pernah Menua
30 November -1 00:00 WIB
JESUS Navas sudah ikut ambil bagian pada kompetisi 2019/20 yang baru saja bergulir. Caranya masih sama seperti yang lain selama 15 tahun. Ia terus menjadi pilihan utama dan memberi andil besar bagi Sevilla FC. Ia debut pada 2003 lalu pada usia 18 tahun. Di 21 November tahun ini umurnya akan 34 tahun, tapi Navas seolah tak pernah menua.

Jam biologis, khususnya penurunan kondisi fisik, tak berlaku baginya. Di usia yang tidak muda, ia masih bisa tampil luar biasa bahkan cenderung melahap tugas yang lebih berat dari sebelumnya. Karenanya wajar jika ia terus menjadi pilihan utama, termasuk di proyek baru klubnya saat ini bersama pelatih Julen Lopetegui.

Kisah sang legenda hidup terus berlanjut dalam mendominasi sektor kanan lapangan. Semula tugasnya adalah membantu tim menghancurkan pertahanan lawan. Sekarang, kewajibannya bertambah dengan juga harus mengedepankan lini belakang Los Nervionenses –julukan Sevilla– di samping terus agresif membantu serangan.


Baca Juga :
- Ada Enam Pergantian Pelatih di La Roja dalam Empat Tahun
- Enam Pergantian Pelatih di La Roja dalam Empat Tahun

Perubahan formasi dari winger ke fullback atau wingback memang dialaminya pasca pulang ke Andalusia dari perantauannya ke Inggris, Agustus 2017. Pengalaman empat tahun di Manchester City membuatnya kian matang. Dengan tidak mengurangi sedikitpun kekuatan, kemampuan, serta semangatnya untuk bisa berkontribusi besar.

Jebolan asli Akademi Sevilla ini tampil masih seperti seorang anak yang baru saja dipromosikan dari Sevilla B di masa lalu. Hanya saja, sekarang ada gelang kapten di lengannya. Di ruang ganti sosoknya masih ceria dan dekat dengan tiap pemain, namun dengan tambahan karisma dan tentunya rasa hormat dari anggota skuat lainnya.

Penampilannya yang tidak pernah tua di Sevilla akhirnya memberikan Navas kesempatan untuk kembali bernostalgia dengan seragam tim nasional. Kehadirannya pun bukan sebatas pemanggilan semata. Ia juga kebali mendapatkan peran besar di Spanyol. Bagian tim juara Piala Dunia 2010 ini mencapai level sama di kualifikasi Piala Eropa 2020.

Statusnya sekarang, pesepak bola bermata abu-abu ini masih terikat kontrak hingga 2021, atau masih akan jadi pemain Los Nervionenses hingga usianya 36 tahun. Sejak dipromosikan pada 2003 lalu, ia telah mematri statusnya sebagai legenda dengan jadi pemain dengan caps terbanyak; melampaui 415 pertandingan milik Pablo Blanco.

Kini sang kapten bisa kian melambungkan namanya, dengan cara mencatatkan laga ke-500 untuk klub di musim ini. Sejauh ini Navas sudah melakoni 475 duel (laga resmi), dengan rapor produktivitas 35 gol dan 93 assist. Lebih dari itu, ia pun tentu ingin membawa Sevilla kembali berprestasi di tiga kompetisi yang diikuti musim ini.

Sejauh ini, mereka mengawalinya dengan sangat baik. Di LaLiga, Sevilla menjadi pemimpin sementara. Di Liga Europa, perjalanan Los Nervionenses akan dimulai Kamis (19/9) saat menyambangi Qarabag FK,  wakil Azerbaijan. Dipimpin sang kapten, Sevilla bertekad memulai langkahnya di ajang ini dengan hasil positif.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

ANGKA


Baca Juga :
- Veteran La Roja Vital
- Sevilla Kini Jago Tandang

7

Navas sudah memenangkan tujuh trofi bersama Sevilla (total klub dan timnas, 12). Yakni dua Piala Raja (2006/07, 2009/10), dua Liga Europa (2005/06, 2006/07), dua Piala Super Spanyol (2007, 2008), dan satu Piala Super Eropa (2007).

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA