#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Soal Pelemparan Bus Persib, PT LIB Tindaklanjuti Laporan, PSSI Lepas Tangan, Polisi Terus Memburu Pelaku
18 September 2019 12:31 WIB
JAKARTA – Insiden penyerangan bus Persib Bandung di daerah Cibinong, Bogor Sabtu (14/9) malam lalu masih menjadi misteri. Sampai saat ini belum ada yang mengetahui dalang penyerangan tersebut.

Seperi diketahui, usai pertandingan Liga 1 2019 yang mempertemukan Tira Persikabo versus Persib Bandung Sabtu malam, terjadi lemparan batu yang mengenai bus tim Maung Bandung. Penyerangan itu terjadi pada saat bus Persib meninggalkan Stadion Pakansari menuju hotel tempat menginap.

Terkait kasus ini, Minggu (15/9) lalu, pihak Persib sudah mengirimkan surat yang berisi pernyataan sikap atas insiden tersebut. Pihak Persib meminta mengusut tuntas insiden yang dikhawatirkan akan mencederai semangat kompetisi Liga 1 2019 itu.


Baca Juga :
- Prediksi PSIM Vs Persis, Akankah Keajaiban Datang?
- Kemampuan Pemain Pelapis Jadi Persoalan Timnas U-19

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 juga sudah merespons laporan itu. “Kami sudah menerima surat dari Persib dan laporan terperinci dari Match Commissioner terkait pertandingan Tira Persikabo versus Persib. Berikutnya kami akan menindaklanjuti laporan itu sesuai dengan kapasitas kami sebagai operator kompetisi Liga 1 2019,” ujar Direktur Utama Interim PT LIB, Dirk Soplanit, Selasa (17/9).

Peristiwa yang kembali terjadi ini diakui Dirk sebagai evaluasi kembali untuk lebih baik dalam pengamanan terhadap tim. Pihaknya akan melakukan beragam upaya agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

“Kami akan lebih mengintensifkan lagi pelaksanaan pertandingan untuk putaran kedua, terutama aspek safety security. Lebih dari itu, kami akan lebih memaksimalkan kerja sama kami dengan PSSI melalui direktur infrastructure safety and security,” ujar Dirk.

Sedangkan Gatot Widakdo, Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden pelemparan batu yang menyebabkan dua pemain Persib, Omid Nazari dan Febri Hariyadi, terluka. Namun, pihaknya tidak mau disalahkan.

“Peristiwa ini kan terjadi diluar area stadion jadi ini bisa dibilang murni kasus kriminalitas. Jadi mungkin pihak polisilah yang bisa mengusut tuntas kasus ini. karena kami sendiri tidak mengetahui apakah memang benar pelakunya suporter atau bukan,” ujar Gatot.

Sampai saat ini kasus pelemparan atau penyerangan terhadap bus Persib itu masih ditangani Polresta Bogor.  AKBP Andi Moch Diky, Kapolres Bogor, menyebut pelakunya terus diusut.

“Masih dicari orangnya (pelaku), masih diusut.. kan otaknya itu orang tidak dikenal. Itu kan kendaraan lagi jalan, sudah kita buka tahu-tahu ada yang lempar (batu) dengan cara hit and run gitu,” kata Diky, Selasa (17/9).

Ia juga tidak mau berspekulasi soal pelaku berasal dari kelompok suporter tertentu. “Sekali lagi kami belum tahu, belum tentu suporter juga. Bisa juga orang yang memprovokasi atau semacamnya,” ujarnya.


Baca Juga :
- Memilih Pemain Senior untuk Timnas SEA Games dan Respons Klub Liga 1
- Banyak Diperebutkan Orang, Ini Fungsi Ketua Umum PSSI Menurut Statuta

Pihaknya juga sudah mengumpulkan saksi-saksi. “Sudah, saksi juga ada. Tapi kami kesulitan karena pelaku melakukan strategi hit n run, keluar dari gang gang gitu, ganti-gantian aja saat Persib yang main yang dilempar Persib, saat Persija main yang dilempar Persija,” Diki menuturkan.

Menurutnya, bila kejadian terus berlanjut, kepolisian bisa saja melakukan tindakan tegas. “Kalau ribut-ribut terus gini ya polisi enggak akan mengeluarkan izin pertandingan. Lebih baik nonton di televisi,” ujarnya.*Nizar Galang Gandhimar/Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA