#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dzumafo dan Kebangkitan Pasukan Munster Akhiri Paceklik Bhayangkara FC
19 September 2019 08:36 WIB
MARTAPURA - Bhayangkara FC sukses mengakhiri paceklik kemenangan. Dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2019, The Guardians, julukan Bhayangkara, sukses mempermalukan tuan rumah Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu (18/9) sore.

Ini merupakan tiga poin pertama Bhayangkara FC setelah tak pernah menang dalam sembilan laga terakhir atau dalam dua bulan terakhir. Rinciannya empat kali imbang dan lima kali kalah. Kemenangan terakhir diraih Bhayangkara FC atas Semen Padang pada 17 Juli 2019 silam. Tentu ini menjadi angin segar bagi Dendy Sulistyawan dan kawan-kawan untuk menambah kepercayaan diri mereka.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengaku melihat peluang dan harapan ketika timnya dapat menahan imbang Bali United 1-1 pada laga terakhirnya yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (13/9) lalu. Munster juga menilai permainan skuatnya semakin berkembang.


Baca Juga :
- Tiket Terakhir Babak 8 Besar Liga 2 Grup Barat, PSMS Paling Berpeluang
- Timnas U-23 Kembali Berkumpul 21 Oktober

“Dari melawan Bali United anak-anak mendapat semangat yang lebih. Dan anak-anak bisa membawa hasil positif tersebut ke dalam pertandingan ini, kami juga sudah melakukan persiapan dengan baik, dan hasilnya kami dapat meraih tiga poin di pertandingan ini. Mereka juga semakin percaya diri,” kata Munster.

Herman Dzumafo menjadi bintang lapangan pada laga ini. Dzumafo sukses melesakkan dua gol, masing-masing diciptakan pada menit ke-73 dan 90. Dua gol Bhayangkara FC lainnya tercipta melalu gol bunuh diri pemain bertahan Barito Putera Donny Monim (26’) dan Jajang Mulyana (29). Sedangkan gol Barito Putera diciptakan oleh Torres menit ke-77 melalui sepakan penalti.

Sementara itu, dua hasil positif yang sudah dihasilkan Barito Putera terhenti. Dua laga sebelumnya, Laskar Antasari sukses meraih kemenangan atas Semen Padang 3-2 dan berhasil menahan tim bertabur bintang Madura United dengan skor 2-2.

Laskar Antasari masih bertahan di peringkat ke-17 atau berada di zona degradasi dengan mengumpulkan 16 poin. Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman kecewa dengan hasil ini. Bahkan ini tak sesuai ekspektasi bisa kalah telak di hadapan pendukungnya sendiri.

“Kami menuai hasil yang cukup mengecewakan kalah telak di kandang. Kami meminta maaf kepada suporter. Jadi setelah ini kami harus bisa memenangi setiap pertandingan agar kami bisa naik dari klasemen. Kami akan fokus ke pertandingan selanjutnya menghadapi Persija di Jakarta,” kata Djadjang.*SUMARGO PANGESTU

 

 


Baca Juga :
- Mental dan Kepercayaan Diri Pemain Timnas Harus Dipulihkan dengan Pelatih Baru
- Atmosfer Kongres PSSI Makin Hangat, La Nyalla Didatangi Dua Balon Waketum

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA