#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Vettel Sebut GP Singapura Tantangan
19 September 2019 09:00 WIB
MARINA BAY – Pembalap Scuderia Ferrari Sebastian Vettel berharap bangkit pada putaran ke-15 Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Singapura, Minggu (22/9). Hasil positif dibutuhkan pria asal Jerman itu demi meningkatkan kepercayaan diri karena tampil buruk dalam beberapa lomba terakhir.

Sepanjang musim ini, Vettel belum mampu meraih kemenangan dari 14 lomba yang telah dilakoni. Bahkan, dalam dua putaran terakhir di mana menguntungkan Ferrari, Vettel justru kesulitan mengendarai SF90. Sebaliknya, Charles Leclerc justru memenangi lomba di Sirkuit Spa-Francorchamps dan Sirkuit Monza.

“Setelah Spa dan Monza, kami akan pergi ke sirkuit yang jauh berbeda. Singapura salah satu yang benar-benar saya suka karena mengadopsi sirkuit jalan raya, banyak gelombang dan tak ada ruang untuk melakukan kesalahan. Ini juga salah satu lomba yang akan disinari lampu jalanan,” kata Vettel via Gpblog.com.


Baca Juga :
- Vettel: Balapan Jadi Lebih Sulit, Mercedes Lebih Cepat
- Komentar Sebastian Vettel Usai Raih Pole Position di GP Jepang

Tak hanya karakter sirkuit, berlomba di Asia juga membawa tantangan tersendiri bagi setiap pembalap karena mereka harus beradaptasi dengan perbedaan cuaca dan waktu. “Kami masih terpaku pada zona waktu Eropa dan itu agak aneh karena kami meninggalkan sirkuit dengan perbedaan enam jam,” ujar Vettel.

Sirkuit Jalan Raya Marina Bay memang jauh berbeda dengan trek-trek lain karena tidak terlalu lebar. Untuk itu, setiap pembalap dituntut memiliki konsentrasi tinggi sepanjang lomba. Banyaknya tikungan berkecepatan rendah juga menuntut teknisi mempersiapkan mobil dengan baik agar memiliki lomba bagus.

“Kami membutuhkan efek downforce yang tinggi di sini dan juga banyak ban terlunak. Selain itu, kami juga harus memastikan segalanya siap sebelum lomba karena apa pun dapat terjadi dalam balapan. Hasil akhir pada putaran ini bakal sulit di prediksi,” kolektor empat gelar juara dunia itu menambahkan.

Berlomba di sirkuit dengan karakter lambat jadi salah satu kelemahan Ferrari, tahun ini. Prinsipal Ferrari Mattia Binotto pun menyadari harus bekerja keras untuk membenahi masalah SF90. Kondisi ini memaksa Ferrari membawa beberapa pengembangan ke Grand Prix (GP) Singapura demi meningkatkan kinerja.


Baca Juga :
- Vettel: Terlalu Dini untuk Menganggap Leclerc Rekan Terkuat Saya
- Sudah Pecah Telur, Vettel Mengaku Masih Tertekan

Kesuksesan memenangi dua lomba terakhir tak lantas membuat Binotto yakin masalah SF90 sudah teratasi. “Datang ke sini setelah meraih dua kemenangan beruntun memang memberi motivasi tambahan untuk tim dan fan. Tapi, nyatanya, itu sudah berlalu dan kami harus menghadapi lomba di Singapura,” ujarnya.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA