#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Haaland Menyamai Van Basten dan Rooney
19 September 2019 15:05 WIB
SALZBURG – Erling Braut Haaland memang hanya mencetak hattrick. Terlalu cepat untuk menempatkan penyerang Red Bull Salzburg ini sebagai kandidat peraih pencetak gol terbanyak Liga Champions 2019/20 ini. Apalagi, ini baru satu pertandingan penyisihan grup.

Pertempuran di fase ini masih sangat panjang. Salzburg belum lagi menghadapi klub kuat seperti Liverpool atau Napoli. Bahkan, bukan tidak mungkin, partisipasi klub asal Austria ini hanya di putaran grup. Dengan demikian, tidak ada peluang bagi Haaland? Potensi tersebut memang sangat terbuka. Salzburg bukan tim yang diunggulkan lolos dari penyisihan Grup E.

Tapi, bagaimanapun tidak ada satu klub pun yang tampil di Liga Champions pada Selasa (17/9) lalu dengan produktivitas seperti yang ditampilkan tim asuhan Jesse Marsch ini. Kemenangan 6-2 atas Genk, membuat Salzburg untuk sementara memimpin klasemen Grup E. Dan, sukses tersebut tidak terlepas dari sosok Haaland.


Baca Juga :
- Gol ke Gawang Olympiacos Memiliki Arti bagi Lewandowski
- Update Klasemen Liga Champions, Kamis Dini Hari WIB, Banyak Tim Sudah Lolos

Posturnya yang 1,94 meter membuatnya mudah dikentarai. Haaland dengan hattrick tersebut cukup mengguncang sepak bola Eropa. Pers Benua Biru pun mencoba mencari tahu sosok pemain muda 19 tahun tersebut.

Ya, dia adalah anak dari mantan pemain Liga Primer Alf-Inge Haaland yang pernah memperkuat Notthingham Forest, Leeds United, dan Manchester City. Namun, berbeda dengan sang ayah yang bermain sebagai bek, Haaland muda lebih memilih menjadi penyerang.

Dan, potensinya sudah telihat ketika tampil bersama timnas Norwegia U-19 lewat hattrick yang diciptakannya menghadapi Skotlandia yang membuat negerinya lolos ke Kejuaraan Piala Eropa U-19 2018 lalu. Pada Liga Australia (Bundesliga) 2019/20, Haaland pun menjadi bintang ketika mampu mencetak gol secara beruntun dalam empat laga awal kompetisi tersebut.

Itu pula yang membuat Haaland kemudian masuk timnas senior Norwegia asuhan Lars Lagerback saat menghadapi Malta dan Swedia, dalam ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Haaland tampil dalam debutnya dengan timnas Norwegia ketika menghadapi Malta. Kini, hattrick yang diciptakannya ke gawang Genk membuatnya untuk sementara sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Champions 2019/20.

Untuk menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini memang menjadi tantangan yang besar. Apalagi, banyak sejumlah penyerang muda yang juga memiliki peluang tersebut. Di sisi lain, persaingan meraih predikat gelar individu tersebut menjadi sangat sulit sejak gelar itu masih didominasi dua bintang dunia: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Ya, dalam 12 musim terakhir Liga Champions, Ronaldo dan Messi selalu muncul sebagai mesin gol terbaik di ajang bergengsi Eropa ini. Hanya satu nama, Neymar, yang menyaingi keduanya tapi itu pun hanya terjadi dalam satu musim.

Selebihnya, Ronaldo dan Messi tidak terbendung. Tapi, meski sulit, Haaland setidaknya membuka peluang tersebut. Di sisi lain, dengan hattrick tersebut, dia telah menorehkan rekor sebagai pemain yang menandai debutnya di ajang Liga Champions dengan hattrick.

Ya, laga lawan Genk merupakan pertandingan pertama Haaland dalam ajang ini. Karena itulah, hattrick yang diciptakannya menjadi istimewa. Haaland menjadi pemain kedelapan di ajang Liga Champions yang berdebut dengan mengukur hattrick.

Namanya kini bersanding dengan Marco Van Basten yang menorehkan hattrick dalam debutnya di Liga Champions bersama AC Milan. Lalu ada Faustino Asprilla hattrick debut bersama Newcastle United, Yakubu berdsama Maccabi Haifa, lalu Wayne Rooney dengan Manchester United, Vincenzo Iaquinta dengan Udinese, Grafite bersama Wolfsburg, dan Yacine Brahimi dengan FC Porto.


Baca Juga :
- Update Hasil Pertandingan Liga Champions, Kamis Dini Hari WIB
- Skuat Ancelotti Memberontak

Hanya Raul Gonzalez dan Rooney yang mampu mencetak hattrick dalam usia lebih muda dibandingkan Haaland. Raul menorehkannya dalam usia 18 tahun, 113 hari sedangkan Rooney ketika mencetak tiga gol tersebut dalam usia 18 tahun, 340 hari.

Dengan gol tersebut pula, Haaland total telah menorehkan 17 gol dalam sembilan laga musim ini. Tentu saja, itu merupakan jumlah yang luar biasa untuk pemain muda seperti dirinya. Bahkan bintang seperti Messi, Ronaldo, atau Mohamed Salah boleh jadi sulit untuk mengukirnya.*

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA