#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Soal Kegagalan Persib Mengalahkan Semen Padang, Robert Tidak Salahkan N'Douassel
20 September 2019 14:51 WIB
BANDUNG – Hasil imbang 1-1 saat menjamu Semen Padang Rabu (14/9) lalu memang mengecewakan bagi Persib Bandung.  Tapi dari hasil tersebut terdapat pelajaran yang sangat berarti sehingga dalam laga berikutnya melawan Persipura Jayapura, Senin (23/9) depan,  kesalahan tersebut bisa diminimalisasi dan tidak terulang.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengakui dari kegagalan tersebut ia kembali  menemukan celah kelemahan yang wajib diperbaiki.  "Apa kesalahannya? Kalau mau jujur pemain saya memulai permainan lawan Semen Padang dengan sangat lambat,” kata Robert, Kamis (19/9).   

Ini menurutnya jelas memberikan ruang gerak dan ruang tembak bagi lawan. “Kejadiannya babak kedua Semen Padang  bisa menyamakan kedudukan ketika kami sudah unggul. Padahal saat itu lawan tampil tidak terlalu bagus. Peluang yang mereka ciptakan jujur lebih banyak kami, itulah kendalanya," Robert mejelaskan.


Baca Juga :
- Barito Putera Kena Imbas Meningkatnya Performa Semen Padang
- Buang Keunggulan, Persija Malah Kalah dari Semen Padang

Oleh karena itu menurut Robert, tidak ada waktu lagi selain memanfaatkan waktu empat hari jelang laga berikutnya di markas Persipura. "Tentu, kami harus segera memperbaiki diri. Jadwal sangat padat sehingga  kami harus langsung melakukan persiapan lawan Persipura," ujar Robert.

Mantan pelatih PSM Makassar itu mengharapkan, saat menghadapi Mutiara Hitam, Supardi Nasir dan kawan-kawan bermain lebih pintar dan cerdik. Baik dalam bestrategi maupun  memanfaatkan sekecil apa pun peluang. 

"Kami  bisa cetak gol ke gawang Semen Padang, bahkan gol itu lahir dengan cukup bagus. Saat itu saya meminta pemain untuk lebih menyerang dan lebih pintar memainkan kombinasi. Tapi, itu tidak berjalan karena yang dimainkan pemain di luar rencana awal,” Robert menegaskan.

Alhasil, Maung Bandung gagal menambah gol dan justru kedudukan jadi imbang. “Ada sesuatu yang membuat strategi tidak berjalan,"  kata pelatih 64 tahun itu. Menurutnya jika semua berjalan baik, sesuai harapan, dan pemain lebih pintar dalam bermain,  bukan tidak mungkin Maung Bandung akan jadi pemenang  atas Kabau Sirah.

Tidak menutup kemungkinan pula menghadapi Persipura tiga poin akan mudah diraih dengan catatan semua berjalan sesuai rencana.  "Jangan lagi gara-gara bermain lambat dan gagal menendang penalti jadi down, sehingga gagal menang atau malah kehilangan  poin, " kata Robert.

Soal peran striker Ezechiel N'Douassel yang banyak disebut-sebut menjadi biang kegagalan karena eksekusi penaltinya melambung, Robert tidak sependapat. Secara santai, Robert mengemukakan semua itu memang merupakan rencananya yang telah dirancang.

"Dalam rencana awal, kami memang sudah memproyeksikan dan  memasukkan nama  N’Douassel pada awal babak kedua. Kami saat itu menilai, ia punya banyak waktu beristirahat. Terakhir N’Douassel main untuk negaranya, Chad, pada 10 September lalu,” ujar pelatih yang pernah sukses meraih gelar Indonesia Super League 2009/10 bersama Arema Malang itu.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Rabu 16 Oktober
- Soal Venue Persib vs Persija, Begini Perkembangannya

Maka itulah, melawan Semen Padang, Robert tidak ragu memainkannya meski dari bangku cadangan dan baru mendarat dari Chad. “Toh pertandingannya tanggal 18 September,  ini artinya kelelahan dia sudah berlalu dan saya pikir sudah kembali bugar,” ia menuturkan.

“Jadi, itu semua sudah jadi rencana awal bahwa N’Douassel memang akan kami mainkan awal babak kedua. Selain itu saya yakin dia pasti akan main lebih garang dan penuh motivasi  karena sudah lama tidak main. Jadi saya harap ia bisa mengangkat tim lebih baik lagi, " kata Robert. *Arief Nugraha K

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA