#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Persela Andalkan Rafinha, Arema Lupakan Mimpi Buruk di Lamongan
20 September 2019 10:42 WIB
LAMONGAN - Tiga laga beruntun alami paceklik kemenangan tak lantas membuat pelatih Persela Lamongan Nilmaizar patah arang jelang laga Derbi Jawa Timur (Jatim) menjamu Arema FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (20/9) malam. Meskipun untuk kedua kalinya timnya tidak diperkuat mesin gol asal Brasil, Alex dos Santos Goncalves.

Top scorer sementara Liga 1 dengan torehan 16 gol ini masih harus absen karena hukuman kartu merah. Alex mendapat kartu merah saat timnya dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar1 September lalu. Bahkan, Alex mendapat sanksi tambahan dari Komdis PSSI lawan Persipura Jayapura dan Arema FC malam ini. Tanpa peran dia di lapangan yang begitu vital bagi timnya, Persela terbukti sulit menang. Terakhir, Persela dikalahkan Persipura Jayapura 0-2 di Sidoarjo (15/09/2019).

“Tiga kali kami sulit menang lawan PSM, Badak Lampung, dan terakhir lawan Persipura, tentu akan bertakhir di Lamongan saat menghadapi Arema FC. Persiapan tim, dari sisi fisik dan taktik sudah cukup bagus,” ucap Nilmaizar.


Baca Juga :
- Sempat Imbangi Permainan, Indonesia Akhirnya Takluk dari Filipina di Semifinal Basket SEA Games
- Prediksi Gelandang Emas SEA Games 1991 untuk Final Timnas U-22 Indonesia Vs Vietnam

“Kami siap untuk melawan Arema. Saya sangat berharap anak-anak bisa meraih hasil maksimal dan akhiri tren negatif di kandang sendiri. Musim ini tidak mudah, di papan bawah dan tengah pun seperti kita tahu persaingan sangat luar biasa ketat. Kami tetap harus optimistis lawan Arema, tekad untuk menang, agar bisa memperbaiki posisi di klasemen.”

Rafael Gomes de Oliveira atau akrab disapa Rafinha diharapkan bisa menjadi solusi untuk menggantikan Alex di lini depan. Rafinha yang berposisi gelandang serang kemungkinan besar akan didorong ke depan sebagai ujung tombak.

“Ya mudah-mudahan kami bisa memperoleh hasil yang maksimal lawan Arema. Saya juga berharap sejarah dua tahun ini Persela selalu menang di Lamongan lawan Arema akan berlanjut. Saya sudah analisis permainan Arema seperti apa. Tinggal bagaimana anak-anak harus ada tekad kuat meraih kemenangan,” kata Nil.

Rekor 35 pertemuan kedua tim sejak 2001 silam, sementara ini Arema unggul jauh dengan 18 kemenangan berbanding 9 kemenangan untuk Persela. Namun dalam 12 perjumpaan sebelumnya di Lamongan, Persela mampu unggul dengan lima kemenangan. Bahkan dalam dua laga beruntun di Lamongan, Arema menyimpan mimpi buruk dua kali dibantai dengan skor sama 0-4 pada musim 2017 dan 2018 lalu. Sekali pun pelatih Arema saat ini, Milomir Seslija sendiri justru memiliki memori indah ketika melindas Persela 2-0 di Lamongan pada ISC A 2016 silam.

“Kami datang ke Lamongan dengan tujuan untuk bermain sebaik mungkin dan bukan harus sedih karena statistik di Lamongan. Itu masa lalu, dan saat ini, ceritanya sudah berbeda, sepak bola itu dinamis. Kekalahan lalu adalah kenangan. Kami sudah melupakan hal tersebut,” ucap pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

“Sekarang ceritanya akan beda, Arema akan tampil sebaik mungkin. Pemain sudah siap untuk tampil dengan kecepatan selama 90 menit. Dua laga terakhir hanya meraih dua kali hasil imbang di Lamongan akan ada tiga poin Arema.”


Baca Juga :
- Napak Tilas Medali Emas SEA Games 1987 dan 1991
- Komentar Terbaru Osvaldo Haay Jelang Final Timnas U-22 Indonesia Vs Vietnam

Tetapi kali ini tak mudah bagi pelatih asal Bosnia dan Herzegovina tersebut. Sebab, tak tanggung-tanggung enam pemainnya absen bersamaan karena masih berkutat dengan cedera kakinya. Yakni Ahmad Nur Hardianto, Arthur Cunha da Rocha, Johan Ahmad Alfarizi, kiper Muhammad Sandy Firmansyah, dan Rahmat Latief, serta Dedik Setiawan.

“Enam pemain absen, kami sudah biasa tidak lengkap, tapi kami selalu punya pemain lainnya untuk menang. Kami selalu optimistis dan tentu fokus untuk meraih hasil terbaik lawan Persela. Kami datang dengan strategi berbeda dan ambisi berbeda pula dibandingkan musim 2017 dan 2018 karena saat itu berjuang untuk lepas dari degradasi. Kali ini kami datang untuk menang dan berjuang untuk bisa meraih posisi pertama,” ucap Milo.***NOVAL LUTHFIANTO

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA