#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Inilah Hasil Evaluasi Timnas Senior oleh PSSI
21 September 2019 12:14 WIB
JAKARTA - Simon McMenemy dipastikan masih dipercaya untuk menangani timnas Indonesia senior. Kepastian itu didapat setelah Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat evaluasi timnas senior, Kamis (19/9) lalu.

Ditetapkannya Simon juga melewati beberapa pertimbangan. Anggota Exco PSSI, Gusti Randa mengatakan waktu persiapan tim yang terlalu pendek untuk laga tandang ke Uni Emirat Arab dalam Pra-Piala Dunia 2022 adalah salah satu pertimbangannya.

“Setelah rapat dengan jajaran diputuskan Simon tetap melatih timnas senior untuk laga selanjutnya yaitu away ke UEA pada 10 Oktober mendatang. Hal itu berdasarkan pertama waktu timnas hanya kurang dari satu bulan untuk melakukan persiapan, bila mana kami melakukan perubahan dalam konteks pelatih dirasa cukup riskan dan tentunya butuh banyak adaptasi kembali,” ujar Gusti.


Baca Juga :
- Tiket Terakhir Babak 8 Besar Liga 2 Grup Barat, PSMS Paling Berpeluang
- Ini Target Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2019

Gusti menegaskan dipastikan Simon tetap menjadi pelatih timnas senior ke depan. Latihan timnas senior akan kembali digelar 1 Oktober di Jakarta. “Simon sendiri juga sempat memberikan pernyataan kepada kami optimistis dan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk timnas senior,” ujar Gusti.

Dalam hal ini Exco juga memberikan tugas kepada Simon untuk benar-benar dapat mengevaluasi timnya agar menunjukan performa terbaik dalam laga melawan UAE nanti. Dengan materi dan kualitas pemain yang ada, Simon dituntut harus jeli dalam memaksimalkan potensi timnas Indonesia.

“Jika mengenai evaluasi Simon, kami meminta untuk Simon mempelajari dan membenahi secara teknis serta non teknis di tim mengenai dua kekalahan (vs Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3) kemarin. Kami ingin performa timnas dapat lebih baik dan tidak ingin posisi timnas terlalu terpuruk,” ujar Gusti.

Sementara itu, Direktur Teknis PSSI Danurwindo juga mengatakan Simon harus jeli melihat kelemahan dan kelebihan timnya. “Saya lihat yang harus ditambah lagi kala memaksimalkan skema counter attack yang saya lihat sudah sangat baik ditambah dengan karakter pemain kita yang memiliki kecepatan. Hal itu harus dimatangkan kembali untuk menjalani laga away nanti,” ujar Danur.


Baca Juga :
- Timnas U-23 Kembali Berkumpul 21 Oktober
- Timnas U-19 Ingin Obati Kekecewaan Fan Indonesia​​​​​​​

Cara bertahan timnas senior juga tak lupa disoroti oleh Danur yang dinilai sering sekali hilang fokus hingga lupa pada posisinya masing-masing, terutama bagi pemain lini sayap pertahanan timnas.

“Sudah jelas dalam dua kekalahan kamarin, kita lemah pada dua lini sayap pertahanan yang kerap mudah ditembus oleh lawan untuk melakukan umpan-umpan silang. Pemain sayap pertahanan sudah baik dalam membantu penyerangan tetapi kerap lupa atau telat untuk pulang ke posisi awal. Ini harus diperbaiki dan dilihat jeli oleh Simon agar organisasi lini pertahanan tidak mis pada partai selanjutnya,” ujar Danur.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA