#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
​​​​​​​Oblak di Ambang Rekor Reina
21 September 2019 14:10 WIB
MADRID – Laga spesial akan dilakoni kiper Atletico Madrid, Jan Oblak di jornada kelima. Dirinya di ambang rekor baru saat menjamu Celta Vigo di Stadion Wanda Metroplitano, Sabtu (21/9). Ia akan menyusul legenda klub, Miguel Reina, perihal tingkat partisipasi dengan tim.

Sejak didatangkan 16 Juli 2014, Oblak memang terus mencatat sejarah hebat di Atletico. Ia adalah peraih Trofi Zamora (kiper terbaik La Liga) terbanyak bagi tim ibu kota itu. Juara bertahan empat edisi beruntun (rangakaian berturut-turut terbanyak menyamai Victor Valdes), dan menjadi salah satu portero terbaik di dunia saat ini.

Meski menjalani jadwal yang padat, hampir mustahil bagi pelatih Diego Simeone merotasi penjaga gawangnya; Kecuali jika bermain di Piala Raja, yang memang kerap dijadikan waktu istirahat bagi Oblak. Dengan begitu, kiper tim nasional Slovenia ini akan menjadi penjaga gawang dengan caps terbanyak ketiga untuk Atletico nanti.


Baca Juga :
- Catatan Buruk 60 Tahun Bisa Terulang
- Ter Stegen “Laba-laba Hitam” Barca

Ia saat ini telah memainkan 213 laga resmi, dan akan menyamai 214 duel milik Reina; 1973 sampai 1980. Dari rapor mainnya itu Oblak mencatatkan 119 clean sheet (laga tak kemasukan) dan ada 144 gol kemasukan. Selama itu, eks penjaga gawang SL Benfica ini telah membantu Los Rojiblancos –julukan Atletico– menjuarai tiga trofi.

Ia yang masih terikat kontrak hingga 2023 tentu tak hanya bisa menyusul Reina. Usaianya pun masih 26 tahun, dan berpotensi menggoyahkan kebesaran tiga portero dengan caps terbanyak klubnya; Edgardo Madinabeytia (236 pertandingan), Jose Francisco Molina (248), dan Abel Resino (303).

Awal Aneh

Rekor baru memang segera digapai Oblak, akan tetapi awal musim ini sejatinya berjalan aneh baginya. Ia seolah kehilangan kesolidannya jelang menghadapi Celta. Di permulaan musim ini, untuk pertama kalinya Atletico kemasukan begitu banyak. Ada enam gol kebobolan yang terjadi di lima laga yang dilakoni (semua di tiga laga terakhir).

Usai clean sheet di dua laga pembuka (lawan Getafe CF-CD Leganes), menang 3-2 versus SD Eibar, kalah 0-2 dari Real Sociedad, dan teranyar seri 2-2 lawan Juventus FC. Sejak dilatih Simeone, Desember 2011, mereka memang punya kekuatan utama pada pertahanan. Dan kebocoran serupa terakhir kali atau hanya pernah terjadi di 2014/15.

Saat itu Los Rojiblancos Oblak sudah ada di skuat, tapi masih bergantian tampil dengan Miguel Angel Moya (hanya main di Liga Champions lawan Olympiacos Piraeus, kemasukan tiga gol). Di musim lain, rapornya di lima laga awal yakni lima kemasukan musim lalu, tiga pada 2017/18, serta masing-masing satu di 2016/17 dan 2015/16.

Kendati begitu optimisme tetap dimiliki Atletico. “Itu (banyak kebobolan) tak membuat kami khawatir. Kami bisa memerbaiki itu. Bukan masalah sebab kami selalu kuat bertahan secara bersama dan itu identitas kami,” ucap bek Jose Gimenez. Celta pun datang dengan kondisi buruk yakni baru sekali menang di empat jornada (dua kalah).* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

ANGKA


Baca Juga :
- Gol d’Or Messi!
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Senin Dini Hari WIB

6

Sepanjang sejarah (laga resmi) Atletico telah 56 kali menjamu Celta dan dari situ hanya enam kali kalah; 43 menang, tujuh seri, mencetak 145 gol, dan kemasukan 61 gol.

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA