#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bek Tengah Kelelahan Disinyalir Jadi Penyebab Buruknya Pertahanan Barca
23 September 2019 13:01 WIB
BARCELONA – Pertahanan mendapat sorotan tajam pada start buruk yang dicatatkan FC Barcelona musim ini. Dari enam laga gawang tim sudah kemasukan sembilan gol, dan baru ada satu clean sheet (tak kemasukan); 0-0 lawan Borussia Dortmund di Liga Champions. Bek tengah yang kelelahan disinyalir menjadi salah satu penyebabnya.

Solid atau rapuhnya pertahanan tim memang menjadi tanggung jawab bersama, terutama kiper beserta barisan pemain belakang di depannya. Namun perhatian khusus bisa diberikan ke penjaga jantung pertahanan Los Azulgrana, julukan Barca. Di 2019/20 ini, ada Gerard Pique dan Clement Lenglet yang terus menurus diperas energinya.

Kelelahan tak terbantahkan bagi pasangan bek tengah yang sejatinya bisa kokoh di musim lalu itu. Keduanya jadi dua dari empat pemain yang selalu terlibat pada setiap menit main yang dilakoni Barca musim ini; 540 menit. Dua pemain lainnya adalah Marc-Andre Ter Stegen selaku penjaga gawang dan penyerang anyar, Antoine Griezmann.


Baca Juga :
- Dembele Berulah Lagi
- Luis Suarez Mengubah Siulan Jadi Tepuk Tangan

Untuk Ter Stegen, terbilang wajar sebab kiper tak perlu (atau bahkan sebaiknya) tak banyak dirotasi. Jika melihat di musim-musim sebelumnya, ia akan mendapat jatah istirahatnya saat tim bergelut di Piala Raja. Sementara Grizzi –sapaan akrab Griezmann– terus bermain demi adaptasinya dan kondisi krisis pemain depan yang sempat dialami.

Lain cerita dengan nasib yang harus dijalani Pique dan Lenglet, sebab sejatinya di skuat yang dimiliki pelatih Ernesto Valverde ada dua bek tengah lain yang bisa main. Los Azulgrana punya Jean-Clair Todibo yang direkrut pada musim dini 2018/19, dan Samuel Umtiti yang sebelumnya adalah punggawa utama di jantung pertahanan tim.

Sementara yang terjadi sejauh bergulirnya 2019/20, Todibo belum juga diberi kesempatan, dan Umtiti terus disibukan dengan cederanya. Nama pertama baru 19 tahun dan Valverde masih meragukannya. Sejak direkrut dari FC Toulouse, ia baru main dua laga resmi; 0-0 lawan SD Huesca (90 menit) dan 0-2 Celta Vigo (68) musim lalu.

Untuk Umtiti, terus mengalami masalah fisik (itu pula yang membuat posisinya di starting 11 direbut Lenglet). Musim ini sejatinya ia “tersedia” di tiga jornada awal La Liga dan hanya jadi penghangat bangku cadangan. Hingga akhirnya harus balik ke ruang perawatan, sudah melewati tiga laga terakhir, dan diperkirakan comeback 25 Oktober.

Opsi untuk menghindari kelelahan yang dialami Pique-Lenglet pun tersaji dari tim muda Barca B. Di sana ada Jorge Cuenca atau yang lebih dikenal Chumi. Musim lalu bek 19 tahun itu sudah mendapat debut tim senior dan selalu tampil impresif di tiap kesempatan main. Selain itu ada pula Ronald Araujo (20 tahun) yang juga sudah debut.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

ANGKA


Baca Juga :
- ​​​​​​​Suarez Unjuk Gigi di Camp Nou
- Lawan Inter, Vidal Jadi Pembeda

9

Barca jadi klub yang paling banyak kemasukan, sembilan gol, sejauh La Liga 2019/20 bergulir; sama dengan Real Betis.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA