#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Liverpool Bisa Ukir Rekor 10 Kemenangan Beruntun
25 September 2019 14:45 WIB
LIVERPOOL – Liverpool memperlihatkan tanda-tanda bahwa kali ini mereka bisa mewujudkan mimpi meraih gelar Liga Primer. Penantian yang panjang selama 29 tahun. Sejak kali terakhir meraihnya pada 1989/90, The Reds tidak pernah lagi menjadi kampiun di negeri sendiri. Mereka hanya selalu “nyaris” meraihnya, termasuk musim lalu ketika hanya mengakhiri musim di posisi kedua alias runner-up di bawah Manchester City.

Ya, hanya satu poin jarak Liverpool merengkuh trofi Liga Primer pada musim lalu itu. City 98 poin sedangkan Liverpool 97 poin. Musim ini, mereka memperlihatkan kembali tanda-tanda peluang menuntaskan misi meraih gelar Liga Primer dengan mengawali 2019/20 dengan dengan rekor 100 persen. Dari enam laga awal, pasukan Juergen Klopp memenangkan semuanya.

Diawali dengan tiga poin pada pekan pertama ketika mengalahkan Norwich City dalam laga tandang di Stadion Anfield. The Reds kemudian mengalahkan Southampton, Arsenal, Burnley, Newcastle United, dan terakhir Chelsea. Dari lima kemenangan tersebut, hanya saat mengalahkan Newcastle United mereka tertinggal lebih dulu.


Baca Juga :
- Derbi Merseyside Jadi Panggung Favorit Origi
- Wolverhampton Merangsek ke Papan Atas

Pada laga 14 September lalu itu, gol Jetro Williems menjebol gawang The Reds ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Namun, Liverpool mampu bereaksi lewat tiga gol, dua gol diciptakan Sadio Mane dan satu gol lainnya dari kaki Mohamed Salah. Ya, dari keenam pertandingan itu pula, selalu ditandai dengan gol-gol trio lini depan mereka, termasuk Roberto Firmino.

Total, trio Mane, Salah, dan Firmino memberikan 11 gol bagi Liverpool di Liga Primer sejauh ini. Mane dan Salah masing-masing empat gol sedangkan Firmino tiga gol. Ketiganya pun berperan dalam memberikan assist. Firmino dan Salah masing-masing tiga assist dan merupakan pemain terbanyak The Reds untuk kategori ini, sedangkan Mane satu assist.

Dengan kekuatan inilah, Liverpool akan terus mencoba meneruskan rapor impresif mereka pada musim ini. Musim lalu, mereka pun meraih pencapaian yang sama ketika mengawali 2018/19 dengan enam kemenangan beruntun. Dengan demikian, The Reds praktis menyamai pencapaian terbaik mereka dalam kategori kemenangan pada awal musim.

Sejumlah klub pun pernah meraih enam kemenangan beruntun di awal musim, seprti Newcastle yang meraihnya apda 1994/95 di bawah asuhan Kevin Keegan. Lalu Chelsea asuhan Carlo Ancelotti mencatatkan pencapaian ini pada 2009/10, sedangkan City mengukirnya pada 2016/17. Meski demikian, enam kemenangan beruntun di awal bukanlah rekor terbaik. Chelsea yang masih memegang untuk rekor kategori tersebut.

Tepatnya pada 2015/16 di bawah asuhan Jose Mourinho, The Blues meraih sembilan kemenangan beruntun dan hingga kini belum ada yang mampu mematahkannya. Rekor inilah yang menjadi tantangan Liverpool selanjutnya. Meski musim memang masih panjang, namun dengan menorehkan rekor baru (10 kemenangan beruntun sejak pekan pertama), akan semakin memperlihatkan bahwa musim ini, Liverpool tidak akan lagi gagal untuk merengkuh trofi Liga Primer.

Dengan demikian, Klopp dan pasukannya membutuhkan empat kemenangan lagi untuk mengukir rekor baru tersebut. The Reds, yang hari ini akan tampil di ajang Piala LIga Inggris lawan Milton Keynes Dons, akan membidik kemenangan ketujuh di Liga Primer saat tandang lawan Sheffield United, akhir pekan ini atau Sabtu (28/9). Setelah itu, Liverpool akan menjamu Leicester City pada 5 Oktober nanti.

Namun, sebelum menghadapi Leicester, mereka lebih dulu bermain di laga kedua penyisihan grup Liga Champions, menjamu Red Bull Salzburg. Laga ini juga sangat penting setelah pada pertandingan pertama grup Liverpool kalah dari Napoli. Mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka raih pada musim lalu tetap menjadi misi bagi pasukan Klopp.

Setelah Leicester, liga akan jeda karena jadwal timnas. Mereka baru bertempur lagi di Liga Primer pada 20 dan 27 Oktober. Lawan yang akan mereka hadapi di dua laga itu pun praktis sangat menantang: lawan Manchester United dan Tottenham Hotspur. Apalagi di antara jadwal tersebut, Liverpool akan tandang lawan Genk pada laga ketiga grup Liga Champions.


Baca Juga :
- Man. United Siap Lanjutkan di Derbi
- Inilah Penyebab Kekalahan Spurs dari Setan Merah

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, tidak khawatir terhadap jadwal di depan sepanjang September dan Oktober nanti. Gelandang ini menegaskan bahwa timnya hanya fokus dengan kekuatan mereka sendiri. “Kami tidak terkejut dengan kemampuan City yang mampu menorehkan banyak gol dalam satu laga. Namun, yang kami cermati adalah diri kami sendiri,” kata Henderson.*

Penyandang nomor 14 ini mengakui bahwa musim ini, kekuatan lini tengah Liverpool jauh lebih baik. Di antaranya dengan peran Fabinho yang bermain sebagai holding midfielder atau gelandang jangkar. Kontribusi pemain asal Brasil ini pula yang membuat Henderson memiliki ruang dalam berimprovisasi membangun serangan.***

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA