#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Klopp Terbaik
25 September 2019 13:25 WIB
MILAN – Kesuksesan Liverpool FC menjuarai Liga Champions musim lalu mengantar Juergen Klopp sebagai pelatih Pelatih Terbaik FIFA 2019. Demikian dalam seremoni yang berlangsung di Teatro alla Scala, Milan, Senin (23/9). Berdasarkan hasil dari voting media representatif FIFA, pelatih dan kapten tim nasional (timnas), Klopp mendapat 48 poin.

Yang menarik, dia mengungguli dua koleganya yang sama-sama berkiprah di Liga Primer. Itu meliputi Josep Guardiola yang mengarsiteki Manchester City FC dengan 38 poin diikuti Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur FC) 27 poin. Ini merupakan gelar perdana Klopp dalam ajang individu yang diselenggarakan otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.

Hebatnya lagi, pria 52 tahun ini kembali mengungguli Guardiola dan Pochettino. Sebelumnya, Klopp berkompetisi dengan mereka dalam berbagai ajang, khususnya di Liga Primer dan Liga Champions. Liverpool memang hanya finis sebagai runner-up Liga Primer 2018/19 di bawah Man. City.


Baca Juga :
- Mourinho Kebanjiran Pesan, Termasuk dari Mantan Musuhnya
- Ini Daftar Staf Jose Mourinho di Tottenham Hotspur

Namun, The Reds sukses bertakhta di Liga Champions usai di final menekuk Hotspur 2-1. Sebelumnya, Man. City justru disingkirkan Hotspur pada perempat final dengan agresivitas tandang. Persaingan sehat sepanjang musim lalu itu membuat Klopp tak ragu untuk memberi pujian kepada kedua rivalnya tersebut.

“Pochettino, kami yang memenangkan pertandingan itu (final Liga Champions). Itu sebabnya, saya berada di sini, bukan Anda,” kata Klopp dalam sambutannya. “Begitulah sepak bola. Namun, kita semua tahu betapa luar biasanya pekerjaan yang Anda lakukan. Juga untuk Guardiola dan pelatih lainnya.”

Musim lalu jadi periode terbaik dalam karier Klopp. Dia menangani Liverpool sejak 8 Oktober 2015 menggantikan Brendan Rodgers. Perlahan tapi pasti, tangan dingin Klopp sukses mengangkat The Reds. Termasuk musim lalu meski gagal juara akibat selisih satu angka di bawah Man. City, tapi Liverpool mengukir rekor poin tertinggi dalam sejarah.  

“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada Liverpool, klub yang luar biasa. Juga kepada para pemilik dan tim yang luar biasa. Saya bangga jadi pelatih dari skuat yang berisi pemain luar biasa,” Klopp, menjelaskan.

Dia jadi pelatih asal Jerman pertama yang menyabet penghargaan tersebut sejak diselenggarakan FIFA pada 2016. Kendati, terpilihnya Klopp sebagai pelatih terbaik FIFA 2019 ini tak lepas dari perdebatan.

Beberapa pihak menilai, Guardiola lebih pantas karena sukses mempersembahkan tiga gelar domestik dalam semusim kepada Man. City. Yaitu, Liga Primer, Piala FA, dan Piala Liga 2018/19.

Hanya, di Liga Champions, justru racikan Guardiola belum manjur. Sebab, Man. City mentok di perempat final mengulangi pencapaian pada 2017/18. Apalagi, mengingat mereka tersingkir justru dari Hotspur. Ya, Pochettino memang gagal mempersembahkan gelar pada musim lalu. Namun, dia membawa Hotspur ke final Liga Champions dengan tanpa pengeluaran dana pada bursa transfer 2018/19!

Pada saat yang sama, Liverpool harus merogoh 182 juta paun (sekitar Rp3,2 triliun) diikuti Man. City dengan 78 juta paun. Dengan skuat seadanya itu, pencapaian Pochettino tergolong luar biasa. Pria berpaspor Argentina ini mengantar Hotspur ke final Liga Champions dan finis peringkat empat Liga Primer musim lalu.

Siapkan Suksesi

Di sisi lain, Klopp tak lupa membahas suksesi terkait pelatih Liverpool di masa depan. Dengan gamblang dia menyebut Steven Gerrard yang kelak pantas sebagai penggantinya. Pernyataan tersebut wajar mengingat Gerrard sepanjang kariernya di Liga Primer hanya memperkuat Liverpool pada 1998 hingga 2015.


Baca Juga :
- Gelandang Man. City Ini Belum Ingin Gantung Sepatu
- Man. City Siap Tawarkan Gaji Rp8,2 Miliar per Pekan untuk Sterling

“Jika Liverpool memecat saya besok, mungkin (Kenny) Dalglish yang jadi pilihan pertama menggantikan saya. Namun, mereka mungkin akan membawa Gerrard dari Glasgow FC. Jika Anda bertanya, siapa yang akan mengikuti jejak saya, adalah Gerrard. Saya akan membantunya kapan pun saya bisa,” tutur Klopp.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA