#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
 Eriksen Ungkap Gol Terbaiknya di Liga Primer
27 September 2019 15:07 WIB
LONDON – Dia telah mencetak beberapa gol yang sulit selama kariernya di Liga Primer, tetapi bagi Christian Eriksen, ada satu yang paling menonjol sepanjang ingatannya. “Ada beberapa (gol) yang bagus, tapi saya suka saat melawan Chelsea dalam laga tandang (pada 2018) dari luar kotak penalti,” kata playmaker Tottenham Hotspur FC itu.

Eriksen mengungkapkan hal tersebut setelah dianugerahi penghargaan Premier League Milestone pada Rabu (25/9), karena telah mencapai 50 gol di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris. Itu bukan keputusan mudah bagi Eriksen. Memang, 22 dari gol-golnya, tercipta dari luar kotak penalti, termasuk yang pertama enam tahun lalu.

“Saya masih ingat gol itu dengan sangat jelas,” katanya mengenang. “Itu pertandingan melawan West Bromwich Albion di kandang (di White Hart Lane), dari sebuah tendangan bebas yang bagus! Saya tidak bisa mengingat skor akhirnya. Tapi yang pasti itu Boxing Day. Saya menunggu beberapa bulan untuk gol itu!"


Baca Juga :
- Update Klasemen Liga Inggris, Minggu Dini Hari WIB
- The Eagles Dibayangi Problem Jelang Lawatan ke Stamford Bridge

Gol penting, yang menandai gol ke-50 Eriksen di Liga Primer datang dalam hasil seri 2-2 di Arsenal FC awal bulan ini. Bahwa luar biasa karena mencapainya di kandang rival lokal Spurs, memperkuat statusnya sebagai top scorer Denmark dalam sejarah Liga Primer, prestasi yang dulunya milik bekas striker The Gunners, Nicklas Bendtner.

"Sejujurnya saya tidak memikirkannya sampai setelah pertandingan," ujar Eriksen, lagi. "Tentu saja sangat istimewa bisa mencetak banyak gol di Liga Primer. Saya selalu berharap itu bisa lebih tetapi saya belum mencetak gol dalam derby, jadi itu bagus. Saya tersenyum sebelum bola bahkan mengenai jala.”

"Saya sangat bangga karena ada beberapa nama pemain Denmark besar di Liga Primer. Mungkin suatu hari nanti seseorang akan menyamai, atau bahkan melewati rekor gol saya itu. Tetapi sampai saat itu masih milik saya dan saya berharap itu tetap seperti itu untuk sementara waktu!"

Masalahnya, pihak klub takut Eriksen akan menolak upaya mereka untuk menjualnya di bursa transfer Januari mendatang. Yang semakin membuat frustrasi pelatih Mauricio Pochettino karena Eriksen tetap di klub meskipun pemain yang bersangkutan jelas-jelas telah menyatakan keinginan kuarnya untuk pergi sepanjang musim panas lalu.

Keputusan Pochettino untuk memasang Eriksen sebagai pemain pengganti di laga Piala Carabao pada Selasa malam di Colchester, menunjukkan ketidakpuasan sang pelatih. Terlebih Eriksen gagal mengeksekusi penalti saat adu penalti. Spurs pun tersingkir dari kompetisi itu dan kini ada kabar Eriksen berencana pergi dengan status bebas transfer.

Tottenham menghargainya sekitar 100 juta paun di bursa transfer musim panas, tetapi dengan prospek kehilangan sang playmaker di akhir musim, klub siap mendengarkan penawaran yang lebih rendah pada Januari. Sumber mengklaim Spurs mungkin akan menerima harga 30 juta paun, demi mendapatkan kembali sebagian dari nilai belinya.

Pemain 27 tahun itu telah berulang kali menolak upaya Tottenham untuk mengikatnya dengan kontrak baru. Dia tahu bahwa pergi pada akhir musim akan membuatnya mendapatkan kesepakatan lebih menguntungkan, termasuk bonus kontrak besar.* NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Cedera Gomes Salah Satu yang Terparah di Liga Primer
- Mental Sonny Jadi Perhatian Spurs usai Insiden di Goodison Park

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA