#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Kegigihan Senjata Atalanta
28 September 2019 12:40 WIB
BERGAMO – Kegigihan merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki Atalanta BC. Pelatih Gian Piero Gasperini selalu meminta kepada para pemain jangan berhenti dan lebih konkret dalam keputusan terakhir di area. Sikap itu terlihat dalam pertandingan versus AS Roma, Rabu (25/9), yang  berbuah kemenangan.

Pelatih ingin anak buahnya menjaga semangat tersebut pada pertemuan dengan US Sassuolo, di MAPEI Stadium, Sabtu nanti. Di atas kertas, La Dea diunggulkan karena tidak pernah kalah 10 kali beruntun saat berhadapan dengan tim tersebut.

Sepertinya rotasi tak terhindarkan kali ini karena dalam sepekan, pasukan Gasperini tampil dalam tiga pertandingan. Tapi perubahan bukan masalah besar lantaran semua pergerakan telah dilatih dan filosofi permainan tetap dipegang. Skema 3-4-2-1 yang menawarkan fleksibilitas karena mayoritas pemain dapat menjalankan peran lainnya.


Baca Juga :
- Milan Menjemput Ibrahimovic
- Operasi Giroud Mengambang

Bukan hanya Josip Ilicic menjadi penyerang ‘palsu’ tapi juga bek Robin Gosens mampu membantu lini depan. Duvan Zapata menjadi kartu As tuan rumah. Striker asal Kolombia itu telah menyarangkan empat gol dalam lima pertandingan. Dia berpeluang naik podium pemain tersubur di Seri A, seperti musim lalu dengan koleksi 23 gol.

Komposisi Ilicic-Zapata dan Alejandro Gomez menjadi senjata yang berbahaya. Kendati demikian, mereka mesti mencari solusi untuk mengatasi kesulitan menjebol gawang lawan di 30 menit awal.

Kiper Sassuolo Andrea Consigli akan jadi penghalang bagi trio serangan. Penjaga gawang tersebut telah memblok empat penalti dari tujuh penalti terakhir. Namun, barisan di depannya mesti dipertebal karena mereka sering kebobolan di 30 menit awal.

Selain itu, I Neroverdi memiliki gempuran terkuat ketiga di Seri A. Mereka mengumpulkan 10 gol, sama seperti FC Internazionale, di mana separuhnya berasal dari sumbangan Domenico Berardi. Striker itu mengawal lini depan bersama Federico Caputo, yang telah memberikan tiga gol, dan Gregoire Defrel.

Pelatih Roberto De Zerbi mewanti-wanti anak buahnya. “Kami adalah dua tim yang berusaha menjalankan permainan dan memiliki identitas jelas. Selama bertahun-tahun, Atalanta merupakan tim yang sangat sulit dihadapi. Mentalitas kuat adalah kekuatan mereka,” dia menjelaskan. “Sangat penting kalau ingin bermain lebih baik dan menaikkan tantangan.”* Dari berbagai sumber

 

Sassuolo (4-3-3):

47 Consigli; 22 Tolian, 21 Chiriches, 31 Ferrari, 17 Muldur; 8 Duncan, 14 Obiang, 23 Traore; 7 Boga, 25 Berardi, 9 Caputo;

Pelatih : Roberto De Zerbi

Cadangan : 56 Pegolo, 2 Marlon, 13 Peluso, 4 Magnanelli, 68 Bourabia, 73 Locatelli, 11 Defrel

 

Atalanta (3-4-1-2):

95 Gollini; 2 Toloi, 19 Djimsiti, 6 Palomino; 33 Hateboer, 15 De Roon, 11 Freuler, 8 Gosens; 10 Gomez; 72 Ilicic, 91 Zapata;


Baca Juga :
- Rencana Penjualan Roma Bocor
- Gelandang Raksasa Ini Dibidik Napoli

Pelatih : Gian Piero Gasperini

Cadangan : 1 Sportiello, 4 Kjaer, 5 Masiello, 18 Malinovskyi, 13 Arana, 88 Pasalic, 99 Barrow

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA