#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Kemungkinan Marco Silva Dipecat Paling Besar
28 September 2019 14:44 WIB
LIVERPOOL – Pelatih Everton FC Marco Silva semakin diburu waktu menemukan solusi untuk masalah yang sama. Kekalahan beruntun di Liga Primer telah membuat fan The Toffees gelisah. Jelang kedatangan Manchester City FC di Stadion Goodison Park, Sabtu (28/9) ini, nama Silva ada di posisi teratas daftar pelatih yang mungkin dipecat!

Pada Februari lalu, The Citizens memuncaki Liga Primer berkat menang 2-0 di Goodison Park. Tujuh bulan berlalu, sejauh ini Man. City lima poin di belakang Liverpool. Kemenangan 2-0 di Piala Liga (Carabao Cup) atas Sheffield Wednesday FC, mungkin sedikit melegakan Silva. Tapi, Everton belum keluar krisis.

Ketika kalah 0-2 di kandang dari Sheffield United FC, Sabtu pekan lalu, para suporter meninggalkan stadion saat laga tersisa 10 menit. The Toffees menelan hasil negatif ketiganya dalam empat partai terakhirnya di liga, kala lawan AFC Bournemouth dan Aston Villa FC, melorot ke urutan 14, hanya meraup tujuh poin hingga pekan keenam.


Baca Juga :
- Mampu Jaga Performa, Lingard Kembali Dipercaya
- Taklukkan Tottenham dan City, Solskjaer Bingung MU Tak Bisa Menang Lawan Tim Kecil

“Ini bukan saatnya untuk bersembunyi,” ujar Silva. “Saya juga mengatakannya di ruang ganti, bahwa kami harus menunjukkan karakter yang lebih kuat. Saya tidak ingin ada yang bersembunyi, bukan saya, bukan mereka (pemain). Ini saat bagi kami untuk pergi dan bermain sepak bola dan bertanggung jawab juga.”

Hanya Wolverhampton Wanderers FC yang finis di paruh atas liga utama musim lalu, tetapi dengan tujuh poin. Dengan klub yang berada di urutan 14 dalam klasemen, masuk ke enam besar terasa lebih jauh daripada di tahap mana pun sejak Farhad Moshiri menjadi pemegang saham utama rival Liverpool FC itu pada Februari 2016.

Bursa taruhan seperti Sky Bet, Ladbrokes, dan William Hill, pun seketika menempatkan nama pelatih asal Portugal berusia 42 tahun itu di urutan teratas daftar yang terancam pemecatan sebelum akhir tahun ini. Di belakang Silva, ada nama Ole Gunnar Solskjaer dan Mauricio Pochettino yang juga diperkirakan mengalami nasib serupa.

Solskjaer adalah favorit kedua. Setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk Manchester United FC (MU) akhir musim lalu, juru taktik asal Norwegia itu juga mengalami awal yang sulit musim ini, dengan kemunduran terbaru adalah dikalahkan West Ham United FC, dengan skor 0-2, di Stadion London pada akhir pekan lalu.

Setan Merah telah mengklaim hanya delapan poin sejauh ini dari enam pertandingan pembukaan mereka. Tekanan pun semakin meningkat pada hari Rabu (25/9) setelah mereka harus menyelesaikan adu penalti melawan tim League One (Divisi Tiga), Rochdale AFC di Piala Liga (Carabao Cup).

Kisah serupa berlangsung di London Utara untuk Tottenham dan Pochettino, yang terus mengalami kemerosotan yang mengkhawatirkan. Keterpurukan mereka mencapai puncaknya ketika secara mengejutkan mereka tersingkir dari Piala Carabao dari wakil League Two, Colchester. Wajar jika Pochettino ada di urutan ketiga daftar sack race.

Pelatih Liga Primer lainnya juga tidak lantas bisa duduk lebih nyaman. Di posisi ketiga hingga ke-10, ada nama Nuno Espirito Santo (Wolves), Quique Sanchez Flores (Watford), Steve Bruce (Newcastle), Ralph Hasenhuettl (Southampton), Roy Hodgson (Crystal Palace), Dean Smith (Aston Villa, dan terakhir, Graham Potter (Brighton).

Sebaliknya, dan yang tidak mengherankan, Juergen Klopp, yang sejauh ini memastikan The Reds unggul lima poin di puncak klasemen, dan Pep Guardiola, adalah yang paling tidak mungkin untuk menerima surat pemecatan. Setelah musim lalu, keduanya, yang sekali lagi akan bertempur memperebutkan gelar bersama Liverpool dan City.*NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola
- Guardiola Tidak Pedulikan Kritik soal Taktik

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA